Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelengkapan Pemberian Imunisasi Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Lansat Kadap Kabupaten Pasaman Timur Tahun 2019
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Serlima, Mila
Advisor:
Sari, Novi Wulan
Miharti, Sari Ida
Miharti, Sari Ida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Dukungan suami, peran petugas kesehatan, pendidikan, kelengkapan pemberian imunisasi dasar.
DOI:
-
Abstract :
Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan derajat kesehatan anak yaitu
dengan memberikan imunisasi.Berdasarkan Laporan Riset Kesehatan Dasar laporan cakupan imunisasi dasar lengkap di Indonesia pada tahun 2018 yaitu 59,2%, kemudian pada tahun 2019 capaian imunisasi dasar lengkap di Indonesia mengalami penurunan menjadi 57,9% dengan target yang ditetapkan sebesar 100%. Berdasarkan dinas kesehatan kabupaten Pasaman pada tahun 2019 cakupan Imunisasi Dasar Lengkap pada bayi 0 9 bulan yaitu 81,1%, angka ini masih jauh dari target yang telah ditetapkan yaitu 100%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuiapa saja FaktorFaktor Yang Berhubungan Dengan Kelengkapan Pemberian Imunisasi Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Lansat Kadap Kabupaten Pasaman Timur Tahun 2019. Jenis penelitian analitik,desain penelitian cross sectional.Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Lansat Kadap padaBulan Februari - Maret tahun 2020.Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki anak usia 10 12 bulan yang berada di
wilayaj kerja Puskesmas Lansat Kadap Kabupaten Pasaman Timur yang berjumlah 132 orang dengan jumlah sampel 57 orang.Teknik pengambilan sampel simple random sampling. Analisa dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan dukungan suami(p value= 0,004)dan OR = 6,045, peran petugas kesehatan(p value=0,001)dan OR = 11,550, sedangkan tidak ada hubungan pendidikan (p value=0,379) dengan kelengkapan pemberian imunisasi dasar.
Kesimpulanterdapathubungan dukungan suami dan peran petugas kesehatan,
sedangkan tidak terdapat hubungan pendidikan dengan kelengkapan pemberian
imunisasi dasar.Untuk itudiharapkankepada petugas kesehatan untuk dapat
melakukan upaya untuk meningkatkan capaian imunisasi dengan cara lebih giat
memberikan penyuluhan tentang pentingnya imunisasi dasar lengkap untuk kesehatan anak dan diharapkan petugas kesehatan menjemput ibu kerumah jika ibu tidak mau mengimunisasi anak mereka.
dengan memberikan imunisasi.Berdasarkan Laporan Riset Kesehatan Dasar laporan cakupan imunisasi dasar lengkap di Indonesia pada tahun 2018 yaitu 59,2%, kemudian pada tahun 2019 capaian imunisasi dasar lengkap di Indonesia mengalami penurunan menjadi 57,9% dengan target yang ditetapkan sebesar 100%. Berdasarkan dinas kesehatan kabupaten Pasaman pada tahun 2019 cakupan Imunisasi Dasar Lengkap pada bayi 0 9 bulan yaitu 81,1%, angka ini masih jauh dari target yang telah ditetapkan yaitu 100%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuiapa saja FaktorFaktor Yang Berhubungan Dengan Kelengkapan Pemberian Imunisasi Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Lansat Kadap Kabupaten Pasaman Timur Tahun 2019. Jenis penelitian analitik,desain penelitian cross sectional.Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Lansat Kadap padaBulan Februari - Maret tahun 2020.Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki anak usia 10 12 bulan yang berada di
wilayaj kerja Puskesmas Lansat Kadap Kabupaten Pasaman Timur yang berjumlah 132 orang dengan jumlah sampel 57 orang.Teknik pengambilan sampel simple random sampling. Analisa dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan dukungan suami(p value= 0,004)dan OR = 6,045, peran petugas kesehatan(p value=0,001)dan OR = 11,550, sedangkan tidak ada hubungan pendidikan (p value=0,379) dengan kelengkapan pemberian imunisasi dasar.
Kesimpulanterdapathubungan dukungan suami dan peran petugas kesehatan,
sedangkan tidak terdapat hubungan pendidikan dengan kelengkapan pemberian
imunisasi dasar.Untuk itudiharapkankepada petugas kesehatan untuk dapat
melakukan upaya untuk meningkatkan capaian imunisasi dengan cara lebih giat
memberikan penyuluhan tentang pentingnya imunisasi dasar lengkap untuk kesehatan anak dan diharapkan petugas kesehatan menjemput ibu kerumah jika ibu tidak mau mengimunisasi anak mereka.