Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Tn. M Dengan Hipertensi Dengan Pendekatan Keperawatan Komplementer Di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Baru Simalanggang Kecamatan Payakumbuh Tahun 2020
Categorie(s):
Complementer Nursing Case Study
Author(s):
Aulia, Nadya Qisti
Advisor:
Febrina, Cory
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Hipertensi, komplementer, keluarga.
DOI:
-
Abstract :
Latar belakang: Permasalahan yang terjadi pada pasien hipertensi tidak hanya melibatkan pasien itu sendiri tetapi juga melibatkan keluarga sebagai orang terdekat dari pasien tersebut. Salah satu aspek penting dari keperawatan keluarga adalah keluarga itu sendiri. Untuk pencapaian hasil perawatan
yang baik diperlukan implementasi evidence-based nursing. Dalam pengobatan menerapkan terapi komplemeter. Dimana terapi komplementer mempunyai keuntungan selain dapat meningkatkan kesehatan secara menyeluruh dan bahan mudah ditemukan juga akan dirasakan lebih murah bagi pasien dengan penderita penyakit kronis yang harus melakukan perawatan rutin. Metode: Pada Asuhan Keperawatan ini dilakukan dari Pengkajian-Evaluasi, dan diterapkan terapi komplementer pada pasien Hipertensi diberikan rebusan daun salam selama 7 kali dalam 1 minggu dan pijat refleksi kaki diberikan selama 7 kali dalam seminggu setelah pemberian rebusan daun salam. Hasil : Menunjukan hasil yang signifikan terhadap penurunan tekanan darah yang sebelumnya 150/85 mmHg setelah diberikan intervensi rebusan daun salam selama 7 hari dalam 1 minggu, menjadi 130/80 mmHg dan hasil penurunan tekanan darah dengan sebelum diberikan intervensi pijat refleksi kaki tekanan darah 145/80 mmHg dan setelah diberi terapi Pijat Refleksi Kaki di dapatkan ada penurunan tekanan darah 120/70 mmHg sebanyak 7 kali dalam waktu 7 hari setelah pemberian rebusan daun salam Kesimpulam : Penerapan terapi komplementer rebusan daun salam dan teknik pijat refleksi kaki yang dilakukan menunjukan perbaikan pada pasien yang menderita hipertensi. Oleh karena itu, penerapan
evidence-based nursing ini dapat direkomendasikan dalam memberikan asuhan keperawatan di masyarakat.
yang baik diperlukan implementasi evidence-based nursing. Dalam pengobatan menerapkan terapi komplemeter. Dimana terapi komplementer mempunyai keuntungan selain dapat meningkatkan kesehatan secara menyeluruh dan bahan mudah ditemukan juga akan dirasakan lebih murah bagi pasien dengan penderita penyakit kronis yang harus melakukan perawatan rutin. Metode: Pada Asuhan Keperawatan ini dilakukan dari Pengkajian-Evaluasi, dan diterapkan terapi komplementer pada pasien Hipertensi diberikan rebusan daun salam selama 7 kali dalam 1 minggu dan pijat refleksi kaki diberikan selama 7 kali dalam seminggu setelah pemberian rebusan daun salam. Hasil : Menunjukan hasil yang signifikan terhadap penurunan tekanan darah yang sebelumnya 150/85 mmHg setelah diberikan intervensi rebusan daun salam selama 7 hari dalam 1 minggu, menjadi 130/80 mmHg dan hasil penurunan tekanan darah dengan sebelum diberikan intervensi pijat refleksi kaki tekanan darah 145/80 mmHg dan setelah diberi terapi Pijat Refleksi Kaki di dapatkan ada penurunan tekanan darah 120/70 mmHg sebanyak 7 kali dalam waktu 7 hari setelah pemberian rebusan daun salam Kesimpulam : Penerapan terapi komplementer rebusan daun salam dan teknik pijat refleksi kaki yang dilakukan menunjukan perbaikan pada pasien yang menderita hipertensi. Oleh karena itu, penerapan
evidence-based nursing ini dapat direkomendasikan dalam memberikan asuhan keperawatan di masyarakat.