Asuhan Keperawatan Komlementer pada keluarga Tn. J di Kecamatan Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2020
Categorie(s):
Complementer Nursing Case Study
Author(s):
Fardilah, Velya Nelatul
Advisor:
Rezkiki, Fitrianola
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Terapi Komplementer, keluarga, Hipertensi.
DOI:
-
Abstract :
Latar Belakang: Penyakit degeneratif yang merupakan penyebab utama
morbiditas dan mortalitas saat ini adalah penyakit kardiovaskuler salah satunya Hipertensi. Hipertensi merupakan penyakit yang disering disebut silent killer. Melihat karakteristik penyakit tersebut maka penyakit hipertensi perlu ditangani dengan baik. penyakit Hipertensi di dunia yang menyebabkan sekitar 7,5 juta orang meninggal dunia atau sekitar 12,8% dari total semua kematian (WHO, 2017). Untuk mencegah hal tersebut perlu ada keterlibatan keluarga sebagai deteksi dini dan pelaksana perawatan hipertensi di rumah. Untuk mencapai hasil perawatan yang baik, diperlukan implementasi evidence based nursing. Tujuan penelitian ini adalah penulis mampu mengelola asuhan keperawatan komplementer pada keluarga. Metode: studi kasus teknik pusposiv sampling diberikan kepada Ny.Y Hipertensi, serta masalah kesehatan keluarga lainnya. Implementasi komplementer yang diterapkan pemberian air rebusan Belimbing Wuluh, latihan fisik Brisk walking exercise, dan Hidroterapi rendam kaki air hangat untuk menurunkan tekanan darah, sesuai dengan standar operasional prosedur pembuatan terapi komplementer. Hasil: Didapatkan dari pemberian terapi komplementer dengan tekanan darah sebelum pemebrian tekanan darah
125/70 mmHg - 180/100 mmHg. Kesimpulan: dari studi kasus ini adanya efektivitas terapi komplementer Belimbing Wuluh, latihan fisik Brisk walking exercise, dan Hidroterapi rendam kaki air hangat terhadap penurunan tekanan darah. Diharapkan keluarga bisa tetap melakukan Hidroterapi atau rendam kaki air hangat dan Brisk Walking Exercise, dapat menjadi masukan untuk puskesmas agar dapat membuat SOP terkait komplementer untuk penatalaksanaan keluarga dengan Hipertensi.
morbiditas dan mortalitas saat ini adalah penyakit kardiovaskuler salah satunya Hipertensi. Hipertensi merupakan penyakit yang disering disebut silent killer. Melihat karakteristik penyakit tersebut maka penyakit hipertensi perlu ditangani dengan baik. penyakit Hipertensi di dunia yang menyebabkan sekitar 7,5 juta orang meninggal dunia atau sekitar 12,8% dari total semua kematian (WHO, 2017). Untuk mencegah hal tersebut perlu ada keterlibatan keluarga sebagai deteksi dini dan pelaksana perawatan hipertensi di rumah. Untuk mencapai hasil perawatan yang baik, diperlukan implementasi evidence based nursing. Tujuan penelitian ini adalah penulis mampu mengelola asuhan keperawatan komplementer pada keluarga. Metode: studi kasus teknik pusposiv sampling diberikan kepada Ny.Y Hipertensi, serta masalah kesehatan keluarga lainnya. Implementasi komplementer yang diterapkan pemberian air rebusan Belimbing Wuluh, latihan fisik Brisk walking exercise, dan Hidroterapi rendam kaki air hangat untuk menurunkan tekanan darah, sesuai dengan standar operasional prosedur pembuatan terapi komplementer. Hasil: Didapatkan dari pemberian terapi komplementer dengan tekanan darah sebelum pemebrian tekanan darah
125/70 mmHg - 180/100 mmHg. Kesimpulan: dari studi kasus ini adanya efektivitas terapi komplementer Belimbing Wuluh, latihan fisik Brisk walking exercise, dan Hidroterapi rendam kaki air hangat terhadap penurunan tekanan darah. Diharapkan keluarga bisa tetap melakukan Hidroterapi atau rendam kaki air hangat dan Brisk Walking Exercise, dapat menjadi masukan untuk puskesmas agar dapat membuat SOP terkait komplementer untuk penatalaksanaan keluarga dengan Hipertensi.