Asuhan Keperawatan Complementer Pada Keluarga Tn.Y Di Wilayah Kerja Puskesmas Mungo Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2020
Categorie(s):
Complementer Nursing Case Study
Author(s):
Kartika, Yuni
Advisor:
Dewi, Ratna
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Komplementer, rheumatoid arthritis, jahe.
DOI:
-
Abstract :
Latar Belakang: Terapi komplementer dan alternatif termasuk didalamnya
seluruh praktik dan ide yang didefinisikan oleh pengguna sebagai pencegahan
atau pengobatan penyakit atau promosi kesehatan dan kesejahteraan. Salah satu pengobatan alternatif secara herbal untuk mengatasi Rematik dengan
pemanfaatan tanaman herbal yaitu jahe (Zingiber officinale) sebagai antiinflamasi. Tujuan Penelitian ini Adalah mengimplementasikan terapi
komplementer melalui asuhan keperawatan keluarga yang menderita Rematik
(rheumatoid arthritis) yang diaplikasikan selama 3 hari. Metode: pada implementasi, diterapkan terapi komplementer klaen Rematik yaitu pemberian
kompres jahe . Hasil: menunjukan terdapat penurunan rasa nyeri pada rematik
dari skala 7 menjadi skala 4 dan nyeri yang dirasakan berkurang. Hasil perlakuan ini didapatkan pada hari ke-3. Kesimpulan penerapan terapi komplementer yang dilakukan menunjukan terdapat penurunan rasa nyeri pada klaen yang menderita Rematik, karena itu penerapan komplementer sangat direkomendasikan untuk meningkatkan asuhan keperawatan
seluruh praktik dan ide yang didefinisikan oleh pengguna sebagai pencegahan
atau pengobatan penyakit atau promosi kesehatan dan kesejahteraan. Salah satu pengobatan alternatif secara herbal untuk mengatasi Rematik dengan
pemanfaatan tanaman herbal yaitu jahe (Zingiber officinale) sebagai antiinflamasi. Tujuan Penelitian ini Adalah mengimplementasikan terapi
komplementer melalui asuhan keperawatan keluarga yang menderita Rematik
(rheumatoid arthritis) yang diaplikasikan selama 3 hari. Metode: pada implementasi, diterapkan terapi komplementer klaen Rematik yaitu pemberian
kompres jahe . Hasil: menunjukan terdapat penurunan rasa nyeri pada rematik
dari skala 7 menjadi skala 4 dan nyeri yang dirasakan berkurang. Hasil perlakuan ini didapatkan pada hari ke-3. Kesimpulan penerapan terapi komplementer yang dilakukan menunjukan terdapat penurunan rasa nyeri pada klaen yang menderita Rematik, karena itu penerapan komplementer sangat direkomendasikan untuk meningkatkan asuhan keperawatan