Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kecacingan pada Murid SD di Nagari Lubuk Layang Kecamatan Rao Selatan Tahun 2015
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Handayani, Sri
Advisor:
Rusti, Sukarsi
Yenni
Yenni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kecacingan, kebersihan kuku, cuci tangan, alas kaki
DOI:
-
Abstract :
Golongan anak sekolah dasar merupakan kelompok usia yang rentan terhadap infeksi cacing. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan bermain pada anak yang tidak memperhatikan kebersihan diri dan lingkungannya. Data yang diperoleh dari Puskesmas Lansat Kadap diketahui bahwa pada tahun 2014 terdapat 120 kasus (7,75 %) kecacingan pada anak di Nagari Lubuk Layang, terdiri dari 33 kasus (27,5%) pada anak usia < 1 tahun, 45 kasus (37,5%) anak usia 1 4 tahun, 42 kasus (35 %) kasus anak usia 5 14 tahun. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kecacingan pada Siswa SD. Jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah murid kelas I sampai kelas III SD wilayah kerja Puskesmas Lansat Kadap Kecamatan Rao Selatan berjumlah 219 orang. Sampel berjumlah 109 dengan pengambilan sampel secara proporsional sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terpimpin dengan panduan kuesioner, kemudian diolah secara komputerisasi dengan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil analisis univariat diketahui 31,2 % responden positif terjadi kecacingan, 34,7 % memiliki kebersihan kuku kurang baik, 45,0 % memiliki kebiasaan mencuci tangan kurang baik, dan 27,5 % menggunakan alas kaki kurang baik. Hasil analisa bivariat diketahui faktor yang berhubungan dengan kejadian kecacingan adalah kebersihan kuku (p = 0,003 dan OR = 3,929) dan kebiasaan mencuci tangan (p = 0,001 dan OR = 4,800), sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah penggunaan alas kaki (p = 0,186). Disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kejadian kecacingan adalah kebersihan kuku dan kebiasaan mencuci tangan. Diharapkan pada pihak sekolah agar dapat meningkatkan peran guru dalam mencegah penyakit kecacingan pada siswa SD, seperti melalui pemeriksaan kuku setiap minggu dan menyediakan sarana cuci tangan di setiap kelas.