Asuhan Keperawatan Komplementer Pada Keluarga Ny.R dengan Rheumatoid Arthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Sundata Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020
Categorie(s):
Complementer Nursing Case Study
Author(s):
Hayati, Fitra
Advisor:
Putri, Yelmi Reni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Komplementer, Keluarga.
DOI:
-
Abstract :
Latar Belakang: Rheumathoid Arthritis (RA) merupakan gangguan peradangan kronis autoimun atau respon autoimun, dimana imun seseorang bisa terganggu dan turun yang menyebabkan hancurnya organ sendi dan lapisan pada sinovial, terutama pada tangan, kaki dan lutut.
Metode: Pada implementasi, diterapkan terapi komplementer pada pasien Rheumathoid Arthritis yaitu Terapi Kompres Serei Hangat dan Rebusan Jahe. Terapi kompres serei hangat merupakan pengobatan tradisional atau terapi alternatif untuk mengurangi nyeri Rheumatoid Arthritis yang dilakukan dengan kombinasi serei hangat untuk penurunan ketegangan otot, sehingga nyeri yang dirasakan akan berkurang atau hilang. Sedangkan, pemberian jahe
karena jahe memiliki kandungan zat analgesia dan antiinflamasi . Kandungan zat pada jahe mempunyai khasiat untuk mengurangi proses peradangan adalah gingerol dan shagol. Bahkan salah satu zat yang bernama shagol selain mengurangi inflamasi juga melindungi tulang rawan femur dari kerusakan.
Hasil: Menunjukan hasil yang signifikan terhadap penurunan nyeri Rheumatoid Arthritis yaitu sebelum diberikan intervensi skala nyeri 7 setelah diberikan intervensi kompres serei hangat dan rebusan jahe didapatkan skala nyeri 3.
Kesimpulan: Penerapan terapi komplementer Rebusan Serei Hangar dan rebusan jahe yang di lakukan menunjukan perbaikan pada pasien yang menderita Rheumatoid Arthritis. Oleh karena itu, penerapan evidence-based nursing ini dapat direkomendasikan dalam memberikan asuhan keperawatan.
Metode: Pada implementasi, diterapkan terapi komplementer pada pasien Rheumathoid Arthritis yaitu Terapi Kompres Serei Hangat dan Rebusan Jahe. Terapi kompres serei hangat merupakan pengobatan tradisional atau terapi alternatif untuk mengurangi nyeri Rheumatoid Arthritis yang dilakukan dengan kombinasi serei hangat untuk penurunan ketegangan otot, sehingga nyeri yang dirasakan akan berkurang atau hilang. Sedangkan, pemberian jahe
karena jahe memiliki kandungan zat analgesia dan antiinflamasi . Kandungan zat pada jahe mempunyai khasiat untuk mengurangi proses peradangan adalah gingerol dan shagol. Bahkan salah satu zat yang bernama shagol selain mengurangi inflamasi juga melindungi tulang rawan femur dari kerusakan.
Hasil: Menunjukan hasil yang signifikan terhadap penurunan nyeri Rheumatoid Arthritis yaitu sebelum diberikan intervensi skala nyeri 7 setelah diberikan intervensi kompres serei hangat dan rebusan jahe didapatkan skala nyeri 3.
Kesimpulan: Penerapan terapi komplementer Rebusan Serei Hangar dan rebusan jahe yang di lakukan menunjukan perbaikan pada pasien yang menderita Rheumatoid Arthritis. Oleh karena itu, penerapan evidence-based nursing ini dapat direkomendasikan dalam memberikan asuhan keperawatan.