Faktor-Faktor yang Berhubungan Penggunaan KB Pasca Salin Pada Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Muaro Bodi Kabupaten Sijunjung Tahun 2019
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Susianti, Mairis
Advisor:
Sari, Vitria Komala
Miharti, Sari Ida
Miharti, Sari Ida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, sikap, Paritas, dukungan suami, KB Pasca salin.
DOI:
-
Abstract :
KB Pasca Salin adalah penggunaan metode kontrasepsi pada masa nifas sampai 42 hari setelah melahirkan. Penurunan CPR meningkatkan KTD yang mengakibatkan terjadinya kehamilan beresiko. Pelayanan KB Pasca Persalinan merupakan salah satu program strategis untuk menurunkan kehamilan yang tidak diinginkan. Penggunaan KB Pasca salin di wilayah kerja puskesmas Muaro Bodi masih rendah yaitu dari target 80%, tahun 2018 hanya tercapai sebesar 12,33%.. Tujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan tingkat pengetahuan, sikap, Paritas dan dukungan suami dengan Penggunaan KB Pasca salin. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Muaro Bodi pada bulan Februari 2020, dengan populasi ibu post partum sampai 42 hari dan pengambilan sampel secara Total sampling. Jenis Penelitian Deskriptif Analitik dengan Cross-Sectional, menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan (32,4% ) berpengetahuan rendah,(52,9%) rmenunjukan sikap negatif,(61,8%) paritas multipara,(61,8%) mendapat dukungan suami, dan (52,9%) responden tidak ber KB. Ada hubungan pengetahuan (p=0,001 OR 2,286), sikap( p=0,175 OR 3,333), Paritas( p=0,001 OR 21,667) dukungan suami( p=0,000 OR 120,000) dengan penggunaan KB pasca salin pada ibu nifas. Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan, paritas dan dukungan suami dengan penggunaan KB Pasca salin dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara sikap dengan penggunaan KB pasca salin. Disarankan pada petugas untuk mengikutsertaka suami dalam memberikan konseling tentang KB pasca salin pada ibu nifas.