Analisis Pelaksanaan Klinik Sanitasi Puskesmas Di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2015
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
M., Yurika Frimawty
Advisor:
Efriza
Febrina, Wiwit
Febrina, Wiwit
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pelaksanaan Klinik sanitasi
DOI:
-
Abstract :
Kondisi sanitasi merupakan salah satu faktor penting yang terpengaruh terhadap derajat kesehatan, karena penyakit berbasis lingkungan masih mendominasi pada 10 penyakit terbanyak di Puskesmas dan dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman tahun 2014 diketahui bahwa pencapaian target klinik sanitasi masih sangat rendah yaitu pencapaiannya 3,36% dari target yang harus dicapai sebesar 79%, oleh karena itu peneliti bertujuan untuk menganalisis Pelaksanaan Program Klinik Sanitasi Puskesmas Di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2015. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, pengumpulan datanya didapat dengan mewawancarai 10 informan (Kabid, Kasi, KaPus, Penanggungjawab BP, Sanitarian, masyarakat) pada bulan September 2015 di Puskesmas Pauh Kambar dan Puskesmas Kampung Guci wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman dengan menganalisis pada komponen input (tenaga, dana, sarana dan prasarana), proses (perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan/evaluasi) serta output (cakupan program klinik sanitasi). Analisis data dilakukan dengan membuat transkrip data, mereduksi data, penyajian data dan membuat kesimpulan. Kekurangan tenaga menyebabkan tenaga sanitasi memiliki tugas rangkap. Dana kegiatan selalu dianggarkan tetapi tidak dialokasikan. Kelengkapan sarana penunjang pelaksanaan program klinik sanitasi puskesmas, masih kurang dan belum memadai untuk seluruh puskesmas. Perencanaan belum dilaksanakan secara terpadu baik dengan lintas program maupun dengan lintas sektor. Pelaksanaan program klinik sanitasi puskesmas, pemantauan dan penilaian program klinik sanitasi puskesmas belum terlaksana dengan optimal. Disarankan kepada Dinkes Kab.Pd.Pariaman, mengusulkan penambahan tenaga kesehatan di puskesmas,menganggarkan dana khusus klinik sanitasi dan melengkapi sarana dan prasarana penunjang sehingga klinik sanitasi dapat berjalan dengan baik. Mengevaluasi kinerja pengelola klinik sanitasi oleh Dinas Kesehatan langsung serta mengajak masyarakat untuk lebih banyak lagi untuk ke klinik sanitasi,bukan hanya sebagai pasien tapi menjadi klien.