Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Primigravida Dalam Menghadapi Persiapan Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Tigo Baleh Bukittinggi Tahun 2020
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Afrianti, Rici
Advisor:
Adriani
Afriyanti, Detty
Afriyanti, Detty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kecemasan, Pengetahuan, Pendamping, Kesiapan, Dukungan Suami.
DOI:
-
Abstract :
Data WHO menyebutkan sebesar 15,6% ibu hamil di beberapa negara
berkembang beresiko terjadinya gangguan psikologis dan 19,8% pada ibu paska persalinan. Dampak buruk dari kecemasan ibu hami lmemicu terjadinya tekanan darah sehingga memic terjadinya rangsangan kontraksi Rahim. Akibatnya dapat meningkatkan tekanan darah sehingga memicu terjadinya preeklamsi dan keguguran.Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional study dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Tigo Baleh Bukittinggi pada bulan September 2019-Februari 2020. Populasi seluruh ibu hamil primigravida pada bulan Januari 2019 s/d Januari 2020 berjumlah 50 orang, teknik pengambilan sampel total sampling. Data dikumpulkanmenggunakan kuesioner, dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi-square.Hasil didapatkan 74,0% ibu hamil primigravida mengalami cemas sedang dalam menghadapi persiapan persalinan.52,0% ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan rendah.4,0% ibu hamil tidak ada mendampingi menghadapi persiapan persalinan.60,0% kesiapan persalinan kurang baik pada ibu hamil.46,0% suami memberikan dukungan kurang baik ibu hamil. Terdapat hubungan tingkat pengetahuan (p = 0,006dan OR 10,154), kesiapan persalinan(p = 0,030dan OR 5,318), dukungan suami(p = 0,004dan OR 17,600) dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil. Tidak ada hubungan pendamping persalinan dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil (p = 0,456dan OR 0,333).Kesimpulan penelitian ini ada hubungan tingkat pengetahuan, kesiapan, dukungan suami dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil, dan tidak ada hubungan pendamping dengan tingkat kecemasan ibu hamil.Disarankan kepada bidan memberikan promosi kesehatan khususnyaibu hamil primigravida saat antenatal care tentang proses kehamilan, persalinan serta menyediakan jasa konsultasi yang berguna bagi ibu hamil untuk dapat terhindar dari kecemasan dalam menghadapi persalinan.
berkembang beresiko terjadinya gangguan psikologis dan 19,8% pada ibu paska persalinan. Dampak buruk dari kecemasan ibu hami lmemicu terjadinya tekanan darah sehingga memic terjadinya rangsangan kontraksi Rahim. Akibatnya dapat meningkatkan tekanan darah sehingga memicu terjadinya preeklamsi dan keguguran.Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional study dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Tigo Baleh Bukittinggi pada bulan September 2019-Februari 2020. Populasi seluruh ibu hamil primigravida pada bulan Januari 2019 s/d Januari 2020 berjumlah 50 orang, teknik pengambilan sampel total sampling. Data dikumpulkanmenggunakan kuesioner, dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi-square.Hasil didapatkan 74,0% ibu hamil primigravida mengalami cemas sedang dalam menghadapi persiapan persalinan.52,0% ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan rendah.4,0% ibu hamil tidak ada mendampingi menghadapi persiapan persalinan.60,0% kesiapan persalinan kurang baik pada ibu hamil.46,0% suami memberikan dukungan kurang baik ibu hamil. Terdapat hubungan tingkat pengetahuan (p = 0,006dan OR 10,154), kesiapan persalinan(p = 0,030dan OR 5,318), dukungan suami(p = 0,004dan OR 17,600) dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil. Tidak ada hubungan pendamping persalinan dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil (p = 0,456dan OR 0,333).Kesimpulan penelitian ini ada hubungan tingkat pengetahuan, kesiapan, dukungan suami dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil, dan tidak ada hubungan pendamping dengan tingkat kecemasan ibu hamil.Disarankan kepada bidan memberikan promosi kesehatan khususnyaibu hamil primigravida saat antenatal care tentang proses kehamilan, persalinan serta menyediakan jasa konsultasi yang berguna bagi ibu hamil untuk dapat terhindar dari kecemasan dalam menghadapi persalinan.