Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Teknik Menyusui dengan Media Audiovisual di Puskesmas Muaro Bodi Kabupaten Sijunjung Tahun 2020
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Darmayanti, Tita
Advisor:
Miharti, Sari Ida
Sari, Novi Wulan
Sari, Novi Wulan
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pendidikan kesehatan, audio visual, teknik menyusui.
DOI:
-
Abstract :
Pemberian ASI sangat bermanfaat bagi bayi salah satunya bayi dapat tumbuh sehat, cerdas, emosional terjaga lebih stabil. Namun faktanya masih terdapat kendala dalam pelaksanaan program ASI Eksklusif diantaranya ketidaktahuan ibu tentang teknik menyusui yang akan berdampak pada pemberian ASI. Studi pendahuluan yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Baki dengan wawancara kepada tenaga kesehatan dan 15 ibu menyusui, hanya 5 orang yang mengetahui tentang teknik dan posisi menyusui yang benar dan 10 ibu tidak mengetahui teknik dan posisi menyusui yang benar, masalah akibat teknik dan posisi yang salah, berhenti menyusui karena putting lecet dan nyeri.. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas pendidkan kesehatan dengan media audiovisual terhadap keterampilan ibu menyusui. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Quasi Experimen dengan one-Grup-Pre-Test-Post-Test Design. Penelitian ini akan dilakukan Wilayah kerja Puskesmas Muaro Bodi pada Februari 2020. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh ibu mempunyai bayi 0-6 bulan sebanyak 64 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 20 orang dengan pengambilan sampel dengan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dan diolah secara komputerisasi. Hasil analisis univariat didapatkan rata-rata teknik menyusui sebelum diberikan pendidikan kesehatan melalui media audio visual adalah 9,24 dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan 10,57. Hasil bivariat ada pengaruh penyuluhan kesehatan dengan media audiovisual terhadap teknik menyusui pada ibu menyusui (p = 0,001). Disimpulkan bahwa pendidkan kesehatan dengan media audiovisual berpengaruh terhadap teknik ibu menyusui. Disarankan pada tenaga kesehatan khususnya agar melakukan observasi terhadap teknik menyusui ibu-ibu yang memiliki bayi, agar cara-cara yang tidak tepat dapat dihindari, sehingga tujuan menyusui dan pemberian ASI eksklusif dapat tercapai.