Hubungan Paritas, Lama Bersalin, dan Berat Badan Lahir Bayi denganKejadian Ruptur Perineum pada IbuBersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Air Amo Kabupaten Sijunjung Tahun 2019

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Malahayati, Hamidah
Advisor:
Wahyuni
Indreswati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Paritas, lama bersalin, berat badan lahir bayi dan ruptur perineum.
DOI:
-
Abstract :
Ruptur perineum adalah perlukaan jalan lahir secara tidak sengaja karena persalinan dan terjadi pada hampir pada semua persalinan. Ruptur perineum terjadi pada hampir semua persalinan pertama, dan bisa terjadi pada persalinan berikutnya. Ruptur perineum dapat terjadi karena beberapa faktor, diantaranya adalah faktor ibu, faktor janin, dan faktor penolong persalinan.Tujuanpenelitianiniuntuk mengetahui hubungan paritas, lama bersalin, dan berat badan lahir bayi dengan kejadian ruptur perineum pada Ibubersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Air Amo Kabupaten Sijunjung Tahun 2019. Jenispenelitian ini adalahrancangan survey analitikdengancrossectional study. PenelitiandilaksanakanpadabulanJanuari 2020. Sampel dalam penelitian ini 32 orang. Teknik sampling dalam penelitian ini purposive sampling.Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat denganujiChi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa18 orang (56,3%) ibu bersalin mengalami kejadian ruptur perineum, 21 orang (65,6%) paritas multipara dengan kejadian ruptur perineum,17 orang (53,1%) mengalami lama bersalin normal. Hasilujistatistikmenunjukkanbahwaada hubungan yang bermakna antara paritasnilai p = 0,000, lama bersalin nilai p = 0,029, berat badan lahir bayi nilai p = 0,003, dengankejadian ruptur perineum pada ibu bersalin di wilayahkerjaPuskesmas Air AmoKabupatenSijunjungtahun 2019. Disimpulkanada hubungan paritas, lama bersalin, dan berat badan lahir bayi dengan kejadian ruptur perineum pada ibu bersalin. Diharapkankepadakepala Puskesmas untuk meningkatkan keterampilan Bidan dalam menolong persalinan dengan melakukan pelatihandankepala puskesmas beserta bidan koordinator melakukan pengawasan dalam hal pengisian partograf pada persalinan.
Download From Google Drive