Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Tempat Bersalin Oleh Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Air Amo Kabupaten Sijunjung Tahun 2019
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Apriani, Resti
Advisor:
Indreswati
Wahyuni
Wahyuni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Dukungan Keluarga,Dukungan Tenaga Kesehatan,Tempat Persalinan.
DOI:
-
Abstract :
Standar persalinan normal adalah acuan persalinan normal sesuai standar, dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan. Pemilihan tempat persalinan dan penolong persalinan yang tidak tepat akan berdampak secara langsung pada kesehatan ibu. Data Kabupaten Sijunjung pada bulan Januari Agustus 2019 jumlah ibu bersalin yang tidak bersalin di fasilitas kesehatan 48 orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan dengan Pemilihan TempatBersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Air Amo Kabupaten Sijunjung Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah rancangan survey analitik dengan cros sectional study. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober Desember 2019. Sampel dalam penelitian ini 38 orang. Teknik sampling dalam penelitian ini total sampling.Analisis data menggunakan uji Chi-square dengan derajat kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (52,6%) memiliki pengetahuan rendah (52,6%) mendapat dukungan keluarga.(60,5%) memiliki persepsi negatif.(78,9%) dekat ke fasilitas kesehatan. (71,1%) mendapat dukungan tenaga kesehatan. (52,6%) memilihtempatpersalinan non faskes. Hasi luji statistic menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan nilai p value =0,043, dukungan keluarga p value = 0,001, persepsi p value = 0,003, jarakp value= 0,045, dukungan tenaga kesehatan p value = 0,008 dengan pemilihan tempat persalinan di wilayah kerja Puskesmas Air Amo Kabupaten Sijunjung tahun 2019 Disimpulkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan,dukungan keluarga,persepsi,jarak dan dukungan tenaga kesehatan dengan pemilihan tempat persalinan. Diharapkan kepada responden dapat memilih persalinan ke fasilitas kesehatan dan petugas kesehatan dapat memberikan pedoman dan memberikan penyuluhan tentang bahayanya bersalin di non fasilitas kesehatan.