Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Cakupan Pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) pada Ibu Pasca Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Muaro Bodi Kabupaten Sijunjung Tahun 2019

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Winarsa, Renny
Advisor:
Miharti, Sari Ida
Noflindaputri, Resty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Inisiasi Menyusui Dini.
DOI:
-
Abstract :
Upaya pemerintah untuk menurunkan angka kematian bayi adalah dengan cara Program Inisiasi Menyusui Dini (IMD), namun cakupan inisiasi menyusu dini (IMD) terendah terdapat di Puskesmas Muaro Bodi masih rendah yaitu 153 (54,3%). Hasil survei pendahuluan tentang pelaksanaan IMD yang dilakukan oleh 8 orang bidan di Puskesmas Muaro Bodi, didapatkan sebanyak 5 orang bidan tidak melaksanakan IMD dan hanya 3 orang yang melaksanakan IMD pada bayi baru lahir Tujuan penelitian untuk menganalisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Cakupan Pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Metode penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan terdiri dari kepala Puskesmas, pemegang program, Bidan yang bertugas di Pustu/Poskesri wilayah kerja Puskesmas Muaro Bodi, dan 3 orang suami/ keluarga ibu pasca persalinan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam. Analisis data dilakukan setiap saat pengumpulan data di lapangan secara berkesinambungan. Hasil penelitian ditemukan masalah pada komponen input yaitu masih adanya bidan yang memiliki pendidikan D3 dan bidan tidak mengikuti pelatihan langsung dari dinas kesehatan. Adanya masalah pada proses pelaksanaan IMD, karena pasien yang tidak kooperatif, kurangnya dukungan keluarga karena tidak megnetahui tentang IMD, kondisi pasien yang lelah setelah persalinan, dan bidan yang merasa tidak sanggup untuk melakukan IMD karena tidak ada yang membantu proses persalinan. Cakupan pelaksanaan IMD mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yaitu dari 64,5 % menjadi 54,3 %. Disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi pelaksanana IMD adalah ketersediaan SDM, dukungan keluarga dan kondisi pasien. Diharapkan pada Dinas Kesehatan agar memaksimalkan pelaksanaan IMD mulai dari perencanaan dengan menginformasikan dan memotivasi ibu hamil untuk melaksanakan IMD, serta melaksanakan IMD dengan melibatkan keluarga.
Download From Google Drive