Evaluasi Pelaksanaan Deteksi Dini Risiko Tinggi Pada Ibu Hamil Dengan Aplikasi Mobile Obstetri Monitoring ( MOM ) Di Wilayah Kerja Puskesmas Muaro Bodi Kabupaten Sijunjung Tahun 2019
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Herawati
Advisor:
Febriyeni
Rifdi, Febriniwati
Rifdi, Febriniwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Deteksi dini resiko tinggi, Mobile Obstetri Monitoring (MOM).
DOI:
-
Abstract :
Deteksi dini risiko tinggi adalah kegiatan penjaringan terhadap ibu hamil yang menggalami kehamilan risiko tinggi pada suatu wilayah tertentu. Dari 13 Puskesmas yang ada di Kabupaten Sujunjung, hanya Puskesmas Muaro Bodi yang menggunakan Aplikasi MOM untuk mendeteksi dini resiko tinggi pada ibu hamil. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan deteksi dini resiko tinggi pada ibu hamil dengan Aplikasi Mobile Obstetri Monitoring (MOM) di Wilayah Kerja Puskesmas Muaro Bodi Kabupaten Sijunjung Tahun 2019. Jenis penelitan ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2020. Sumber data diperoleh dari informan yaitu Kepala Puskesmas, Dokter, Bikor, Bidan Pelaksana dan bidan Pembina Wilayah. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam pada informan. Teknik analisis data adalah teknis analisis isi (content analysis) Hasil penelitian menunjukkan bahwa bidan yang mengikuti pelatihan khusus tentang penggunaan Aplikasi Mobile Obstetri Monitoring belum ada.Pada umumnya Petugas mengetahui tentang pelaksanaan dan tujuan dari penggunaan Aplikasi, hanya saja untuk menginput data pada Aplikasi hanya dilakukan oleh penanggung jawab saja, untuk pendanaan di danai dari APBD Kab Sijunjung. Kendala yang dihadapi dalam penginputan data ke Aplikasi menggunakan internet tidak dianggarkan oleh puskesmas. Monitoring dan Evaluasi dilaksanakan oleh kepala Puskesmas setiap bulannya. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa kurang berjalannya deteksi dini resiko tinggi pada ibu hamil dengan menggunakan Aplikasi Mobile Obstetri Monitoring (MOM) di Puskesmas Muaro Bodi karena tidak adanya pelatihan khusus tentang Aplikasi dan kurang lancarnya jaringan internet di daerah sehingga petugas menginput data hanya di Puskesmas saja. Diharapkan pada Puskesmas untuk mengusulkan pelatihan ke dinas Kesehatan dan menganggarkan dana untuk akses internet di daerah.