Hubungan Status Gizi, Paparan Media Massa, Uang jajan Dan Konsumsi Junk Food Dengan Usia Menarche Dini Di SMAN I Kota Solok Tahun 2015
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Ningsih, Ina Wahyu
Advisor:
Ermiza
Femelia, Welly
Femelia, Welly
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Status Gizi, Paparan media massa, uang jajan, junk food, menarche dini
DOI:
-
Abstract :
Menarche dini merupakan menstruasi pertama yang dialami seorang wanita subur pada usia di bawah 12 tahun. Kondisi menarche dini karena mendapat produksi hormon estrogen lebih banyak di banding wanita lain pada umumnya. menarche terlampau dini merupakan faktor resiko terjadinya kanker ovarium,hyperplasia endometrium, kolesistitis,kanker payudara, mioma uteri dan kanker servix. Dari data Riskesdas (2010) pada remaja yang berusia 15-19 terjadi penurunan usia menarche yaitu usia 13-14 tahun sebanyak 51,3% dan yang dibawah usia 12 tahun sebanyak 30%. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan status gizi, paparan media massa, uang jajan dan konsusmsi junk food denganmenarchedini. Penelitianbersifatanalitikdengandesaincross sectional.Population is as much as 536 people were taken from class XI and XII SMAN I Solok Year 2015. Samples were taken by stratified random sampling , totaling 230 people . Data were collected through interviews guided by the guide questionnaire , then processed in a computerized using chi -square statistical test . Hasil analisis univariat diketahui 34,8 % responden mengalami menarche dini, 32,6 % status gizi tidak normal, 52,2 % paparan media massa tinggi, 68,7 % memperoleh uang jajan besar, dan 48,7 % sering konsumsi junk food. Hasil analisa bivariat diketahui ada hubungan status gizi (p = 0,011 dan OR = 2,336), paparan media massa (p = 0,007 dan OR = 2,239), dan uang jajan (p = 0,024 dan OR = 2,146) dengan kejadian menarche dini, serta tidak ada hubungan konsumsi junk food dengan kejadian menarchedini (p = 1,000). Disimpulkan bahwa ada hubungan status gizi, paparan mediamassa, dan uang jajan dengan kejadian menarche dini. Oleh sebab itu, diharapkan pada pihak sekolah agar kegiatan PKPR lebih diarahkan pada kesehatan reproduksi remaja, khususnya mencegah usia menarche dini.