Pengaruh Edukasi Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Orang Tua Dalam Pencegahan Seks Bebas Di SMA Negeri 11 Kerinci Tahun 2019
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Lestari, Sinta
Advisor:
Oktavianis
Zuraida
Zuraida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Edukasi Kesehatan Reproduksi, Pengetahuan dan Sikap `Orang tua, Seks Bebas.
DOI:
-
Abstract :
Perilaku seks dikalangan remaja saat ini sudah sangat mengkhawatirkan, sehingga berdampak pada persoalan kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi dan penyakit menular seksual yang semakin tahun semakin meningkat. Begitu juga dengan siswa SMA Negeri 11 Kerinci yaitu sebesar 21,3% siswa dan siswi yang masih terlibat dalam pergaulan bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Orang Tua Dalam Pencegahan Seks Bebas Di SMA Negeri 11 Kerinci Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah rancangan quasi eksperimen design (pre test dan post test research). Populasi penelitian ini adalah orang tua siswa-siswi SMA Negeri 11 Kerinci sebanyak 178 orang. Sampel dalam penelitian ini 32 orang. Teknik sampling dalam penelitian ini purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Paired T-test dengan derajat kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan Rata-rata Pengetahuan sebelum diberikan Pendidikan Kesehatan tentang Pencegahan Seks Bebas di SMA Negeri 11 Kerinci yaitu sebanyak 32 responden dengan rata rata 14,26 dan sesudah dengan rata rata 16,18. Rata rata sikap orang tua sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebesar 23,34 dann sesudah sebesar 31,50. Uji statistik menunjukkan bahwa Ada perbedaan pengetahuan (p=0,0005), sikap p=(0,0005) sebelum dan sesudah diberikan pendidikan tentang seks bebas di SMAN 11 Kerinci tahun 2019. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan ada pengaruh pengetahuan dan sikap orang tua sebelum dan sesudah diberikan edukasi Kesehatan Reproduksi dalam pencegahan seks bebas. Diharapkan kepada orang tua siswa dapat memberikan perhatian, pengawasan, bimbingan kepribadian, dan pendidikan agama untuk mencegah terjadinya seks bebas pada remaja.