Pengaruh Lama Penyimpanan Terhadap Kualitas Air Minum Isi Ulang Pada Depot Air Minum Di Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari Kota Bukittinggi Tahun 2015
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Yeni, Yesfika
Advisor:
Rudjito
Maisyarah
Maisyarah
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Lama penyimpanan, depot air minum isi ulang (DAMIU), PH, E.Coli
DOI:
-
Abstract :
Saat ini penggunaan AMIU semakin populer digunakan oleh masyarakat. Air minum yang aman haruslah memenuhi standar yang telah ditetapkan mulai dari aspek fisik, kimia, mikrobiologi, dan radioaktif. Observasi awal pada 3 depot wilayah kerja Puskesmas Nilam Sari, pada saat pengambilan sampel air minum tiga depot yang tidak dikonsumsi selama 2 hari didapatkan 2 air minum depot mempunyai bakteri karena pada saat dikonsumsi peneliti mengalami diare sedangkan satu depot kualitas air minumnya baik karena depot sudah dilengkapi sistim RO (Reverse Osmosis). Penelitian bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Rata-Rata Kadar E.Coli Dan PH Air Minum Isi Ulang Dengan Hari 1, 3 Dan 5 Pada Depot Air Minum. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September tahun 2015 dengan penelitian eksperimen, time series Disigne dan populasi penelitian ini 8 depot air isi ulang. Sampel menggunakan metode total sampling. Analisa dalam penelitian ini menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji statistik non parametric kruskal wallis dengan derajat kepercayaan 95%(= 0.05). Hasil penelitian menunjukkan pada hari I penyimpanan rata-rata kadar E.Coli :0.55 dan PH : 6.50. Pada lama penyimpanan 3 hari rata-rata kadar E.Coli : 0.00 Dan PH : 6.62, dan pada lama penyimpanan lima hari rata-rata kadar E.Coli : 0.94 Dan PH : 5.57. Hasil bivariat diketahui tidak Perbedaan Rata-Rata Kadar E.Coli (Pvalue : 0.365) dan ada perbedaan PH( Pvalue : 0,032) pada Air Minum Isi Ulang Dengan Lama Penyimpanan 1,3 Dan 5 Hari Di Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari Tahun 2015. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada pengaruh antara lama penyimpanan terhadap kualitas kadar PH air minum isi ulang pada depot air minum, lama penyimpanan yang baik untuk kualitas pH air adalah 1 3 hari. Disarankan kepada pengguna air minum isi ulang untuk tidak mengkonsumsi air minum isi ulang yang sudah disimpan lebih dari 3 hari. Kepada pemilik depot agar meningkatkan kualitas air minum terutama kualitas PH. Terhadap Dinas Kesehatan khususnya seksi penyehatan lingkungan yang membawahi masalah depot air minum agar melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap depot air isi ulang.