Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini Di Wilayah Kerja Puskesmas Sijunjung Tahun 2019

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Putri, Devi Ana
Advisor:
Fitri, Nina
Noflindaputri, Resty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Umur, Paritas, Gemeli, Kelainan letak Ketuban Pecah Dini.
DOI:
-
Abstract :
Ketuban pecah dini (KPD) merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang paling sering ditemui. Insiden ketuban pecah dini adalah 2,7%- 17%.Kejadian ketuban pecah dini mendekati 10% dari semua persalinan. Pada umur kehamilan kurang dari 37 minggu, kejadian sekitar 4%. kejadian Ketuban Pecah Dini pada tahun 2018 di Puskesmas Sijunjung sebanyak 43 kasus,Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini Di Wilayah Kerja Puskesmas Sijunjung Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross ectional study. Tempat penelitian di wilayah kerja puskesmas Sijunjung. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Oktober- November 2019. sampel yang digunakan sebanyak 50 orang dengan teknik Total sampling diwilayah kerja Puskesmas Sijunjung dengan uji Chi-Square dengan derajat kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan 27umurberesiko, 44 orang tidak mengalami kelainan letak, 46 orang (92%) tidak mengalami kehamilan gamely,33 orang (66%) tidak mengalami paritas,40 orang (80%) tidak mengalami KPD padaAda hubungan yang bermakna Kelainanletak(0,011) danparitas (0,05)dengankejadian KPD.Tidak ada hubungan umur (0,308)dange meli (1,000) dengan KPD. Disimpulkan ada hubungan antara kelainan letak dan Paritas dengan Ketuban pecah dini. Diharapkan kepada ibu untuk selalu memeriksakan kehamilannya agar komplikasi dapat dicegahs ecara dini.
Download From Google Drive