Analisis Perilaku Masyarakat Mentawai Terhadap Pemilihan Tempat Persalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Peipei Kecamatan Siberut Barat Daya Kabupaten Kepulauan Mentawai Tahun 2019

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Sabattilat, Lismiyanti
Advisor:
Nurhayati
Febriyeni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Analisis Perilaku, pemilihan Tempat Persalinan.
DOI:
-
Abstract :
Riskesdas tahun 2013 menunjukkan bahwa persalinan yang dilakukan dirumah masih cukup tinggi, yaitu Rumah (29,6%), Rmuah Sakit (21,4%), Rmah Bidan praktek (38,0%), puskesmas/pustu (7,3%), polindes/poskesdes (3,7%). Berdasarkan data dari DKK Kabupaten Kepulauan Mentawai yang ditolong oleh tenaga kesehatan di Fasilitas pelayanan kesehatan sebesar 12 orang (19,35%). Tujuan penelitian adalah Menganalisis Perilaku Mayarakat Mentawai terhadap Pemilihan Tempat Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Peipei Kecamatan Siberut Barat Daya Kabupaten Kepulauan Mentawai Tahun 2019. Penelitian bersifat kualitatif dengan desainfenomenologi.Informan pada penelitian ini sebanyak 19 orang yaitu kepala puskesmas, tokoh masyarakat, Bidan Koordinator, petugas bidan, ibu bersalin, suami/keluarga.Penelitian ini telah dilaksankan bulan Oktober sampai dengan Januari 2020 di Puskesmas Peipei Kecamatan Siberut Barat Daya Kabupaten Kepulauan Mentawai. Hasil penelitian diketahui bahwa dana didapatkan dari dana BOK. Anggaran untuk pelayanan peralinan masih minim, metode sudah dilaksanakan sesuai dengan SOP, sarana dan prasarana untuk pelayanan persalinan sudah mencukupi, prosessudah dilakukan sesuai dengan standar yang ada. Output tidak tercapainya persalinan ditenaga kesehatan dari target yang seharusnya dicapai. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ketersediaan input belum berjalan baik dikarenakan tenaga bidan yang belum mencukupi. Prosess sudah dilakukan sesuai dengan standar. Rendahnya cakupan persalinan ditenaga kesehatan di Wilayah Kerja puskesmas peipei dikarenakan masih adanya ibu bersalin yang melahirkan dirumah/dukun yang sudah menjadi kebiasaan dan kepercayaan yang masih kuat untuk diyakini dan juga masyarakat mengatakan tempat persalinanya jauh memakan banyak biaya.
Download From Google Drive