Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kadar Cholinesterase Dalam Darah Petani Pengguna Pestisida Di Kota Padang Panjang Tahun 2015
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Afdinal, Ronny
Advisor:
Nurdin
Silvia
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kadar Cholinesterase, Pengguna Pestisida
DOI:
-
Abstract :
Pestisida merupakan salah satu bahan beracun yang berbahaya dan banyak digunakan di sektor pertanian untuk mengendalikan hama. Penggunaan pestisida yang tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan dampak negatif. Salah satu jenis pestisidanya adalah golongan organopospat yang dapat menimbulkan efek berupa penurunan kadar enzim cholinesterase dalam darah yang merupakan salah satu indikator dari keracunan pestisida. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, metode pencampuran pestisida, metode penyemprotan, frekuensi penyemprotan dan penggunaan alat pelindung diri dengan kadar cholinesterase dalam darah petani pengguna pestisida di kota Padang Panjang. Penelitian dilakukan secara deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional yang dilakukan pada 77. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Analisis yang dilakukan univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan (p = 0,001, odds ratio = 5,78), metode pencampuran (p = 0,023, odds ratio = 3,01), metode penyemprotan (p = 0,012, odds ratio = 3,38), frekuensi penyemprotan (p = 0,000, odds ratio = 6,20),dan penggunaan alat pelindung diri (p = 0,001, odds ratio = 4,83),dengan kadar cholinesterase dalam darah petani pengguna pesisida di Kota Padang Panjang petani yang kerap menggunakan pestisida di kota Padang Panjang Tahun 2015. Penelitian menyatakan bahwa: pengetahuan, metode pencampuraan, metode penyemprotan, frekuensi penyemprotan dan penggunaan alat pelindung diri menunjukan adanya hubungan yang bermakna dengan kadar cholinesterase dalam darah petani pengguna pestisida di Kota Padang Panjang. Untuk kedepannya diharapkan Kantor Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kota Padang Panjang agar lebih banyak lagi memberikan penyuluhan yang bersifat terus-menerus tentang pestisida untuk penyadaran dan peningkatan kepedulian petani akan bahaya pestisida, serta menjalin kerja dengan sektor terkait dan kepada Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan rutin dan pemberian makanan tambahan bagi petani yang mengalami gangguan keracunan pestisida.