Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Resiko HIV/AIDS Di Tinjau Dari Perilaku Seks Bebas Pada Remaja Di SMA Negeri 3 Kelas XII Bukittinggi Tahun 2019
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Nurlela
Advisor:
Oktavianis
Febriyeni
Febriyeni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
AIDS, Budaya, HIV, Pengetahuan, Perilaku Beresiko, Remaja, Sikap.
DOI:
-
Abstract :
HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan dunia. Faktor resiko penularan HIV/AIDS sangat banyak tetapi yang paling utama adalah perilaku seksual. Ancaman HIV/AIDS bagi remaja sungguh nyata. Jumlah penderita HIV/AIDS 10.376 kasus baru yang terus meningkat seiring dengan adanya wabah perilaku seks menyimpang Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Kota Bukittinggi merupakan daerah yang kasus penderita HIV dan AIDS tertinggi di Sumatera Barat. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Resiko HIV/AIDS Di Tinjau Dari Perilaku Seks Bebas Pada Remaja Di SMA Negeri 3 Kelas XII Bukittinggi Tahun 2019. Desain penelitian ini bersifat deskriptif analitik kepada seluruh siswa dan siswi kelas XII SMA Negeri 3 Bukittinggi sebanyak 76 orang dengan pengambilan sampel secara Proportionate Random Sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus - November 2019. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan pengolahan data dilakukan dengan teknik komputerisasi dan analisa secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Dari hasil analisa univariat diperoleh sebanyak 57,9% berpengetahuan rendah, 51,3% dengan sikap positif, 52,6% budaya yang kurang baik, 77,6% perilaku yang tidak beresiko terhadap HIV/AIDS. Dari hasil uji statistik menunjukan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p value = 0,015 dan OR 0,214), dan budaya (p value = 0,050 dan OR 3,852) dengan dengan perilaku resiko HIV/AIDS. Dapat disimpulkan budaya berpengaruh besar terhadap perilaku resiko HIV/AIDS pada remaja. Saran bagi remaja agar memilih teman yang baik dalam pergaulan dan mencari informasi tentang HIV/AIDS, bahaya dan pencegahannya agar terhindar dari penyakit HIV/AIDS.