Asuhan Keperawatan Keluarga Ny Z Dengan Ketidak Efektifan Menajemen Regimen Terapeutik Keluarga Pada Masalah Hipertensi Dan DM Di Jorong Batu Balantai Tahun 2019
Categorie(s):
Complementer Nursing Case Study
Author(s):
Nelvia
Advisor:
Mariyana, Rina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Evidence based nursing ; cek kesehatan secara rutin, aktivitas fisik, diet hipertensi dan diabetes, rebusan daun salam, teknik relaksasi otot progresif, senam hipertens, serta senam kaki diabetes.
DOI:
-
Abstract :
Latar belakang: Hipertensi dan Diabetes melitus merupakan penyebab mortalitas yang tinggi, Pada tahun 2015 sekitar 1,13 miliar orang di dunia menderita Hipertensi, artinya 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis menderita Hipertensi, hanya 36,8 yang minum obat, Setiap tahunnya di dunia diperkirakan 9,4 juta orang meninggal akibat Hipertensi dan Komplikasinya (WHO, 2013). Pada tahun 2015 sebanyak 415 juta penduduk dunia menderita Diabetes Melitus dan diperkirakan akan meningkat 642 juta jiwa di tahun 2040. Pada tahun yang sama juga ditemukan fakta bahwa 1 dari 11 orang dewasa didunia menderita Diabetes Melitus dan setiap 6 detik satu orang meninggal karena Diabetes Melitus. ( IDF :2015). Indikasi dari peningkatan kasus Hipertensi dan DM dimasyarakat salah satunya karena minimnya perhatian keluarga terhadap pencegahan dan perawatan anggota keluarga yang mempunyai penyakit Hipertensi dan DM serta pengobatan yang lama, maka patut difikirkan bagaimana terapi di barengkan dengan komplementer yang ada untuk mengendalikan penyaki. Tujuan : Untuk mengetahui Asuhan Keperawatan Keluarga dengan Penerapan Terapi Komplementer Pada Kasus Hipertensi dan Diabetes di Jorong Batu balantai Kenagarian Canduang koto Laweh Kecamata Canduang kabupaten Agam Tahun 2019.Metode : Pada implementasi, diterapkan beberapa komplementer yang secara bersamaan diterapkan pada pasien hipertensi dan diabetes, yaitu melalui cek kesehatan secara rutin, aktivitas fisik, diet hipertensi dan diabetes, rebusan daun salam, teknik relaksasi otot progresif, senam hipertens, serta senam kaki diabetes. Hasil : Hasil menunjukan perbaikan tekanan darah dan gula darah pada pasien setelah dipraktekan komplementer. Kesimpulan : Penerapan terapi komplementer yang dipakai bersamaan dengan obat medis menunjukan perbaikan pada pasien yangmenderita hipertensi dan diabetes, karena itu, penerapan evidence-based nursing ini dalam memberikan asuhan keperawatan direkomendasikan.