Analisis pelaksanaan program TB Paru dalam upaya penemuan penderita baru TB Paru BTA Positif di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Solok Tahun 2015

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Novamerta, Miza
Advisor:
Abidin, Zainal
Novela, Vina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Analisis, program TB Paru, penderita baru TB
DOI:
-
Abstract :
TB Paru merupakan penyebab kematian ketiga terbesar setelah penyakit kardiovaskuler dan penyakit saluran pernafasan, dan merupakan nomor satu terbesar dalam kelompok penyakit infeksi. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Solok jumlah kasus penderita Tuberkulosis Paru BTA positif pada tahun 2012 berjumlah 34 orang, tahun 2013 berjumlah 36 orang dan pada tahun 2014 berjumlah 46 orang dimana CDR pada tahun 2014 baru mencapai 48,4% masih jauh dari target yaitu 70 % (Dinkes Kota Solok, 2014). Pada tahun 2014 penemuan TB paru BTA positif di puskesmas Tanah Garam adalah 8 orang (26,7 %), puskesmas Tanjung Paku 18 orang (60 %) , puskesmas Nan Balimo 4 orang (30,8 %) dan puskesmas KTK 12 orang (54,5%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan program TB Paru dalam upaya penemuan penderita baru TB Paru BTA Positif di Dinas Kesehatan Kota Solok Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, penelitian telah dilakukan pada bulan Agustus 2015 dan Subjek penelitian adalah 13 orang terdiri dari 1 orang wakil supervisor (Wasor) TB Paru, 4 orang Kepala Puskesmas, 4 orang petugas TB Paru Puskesmas dan masyarakat / suspec berjumlah 4 orang. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian diperoleh bahwa perencanaan program TB paru telah dilakukan sesuai rencana, pelaksanaan dan monitoring program TB paru oleh informan belum maksimal dan evaluasi program TB paru di wilayah kerja Puskesmas telah dilakukan sesuai ketentuan, akan tetapi pencapaian penemuan penderita TB paru BTA positif di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Solok belum mencapai target. Diharapkan Dinas Kesehatan dapat meningkatkan pembinaan petugas TB Paru.Untuk Petugas TB Paru agar menggerakkan lagi kader TB sehingga peran serta masyarakat lebih aktif. Untuk Kepala Puskesmas agar meningkatkan motivasi dengan memberikan penghargaan terhadap kinerja petugas TB Paru di puskesmas.
Download From Google Drive