Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Bingkung Kabupaten Solok Tahun 2019
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putri, Puja Charisma
Advisor:
Hasnita, Evi
Abidin, Zainal
Abidin, Zainal
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Persepsi Kerentanan, Dukungan Keluarga, Kebiasaan, Peran Petugas , Pencegahan.
DOI:
-
Abstract :
Demam berdarah dengue adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Puskesmas dengan temuan angka kejadian DBD tertinggi di Kabupaten Solok yaitu sebanyak 30 kasus pada tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue ( DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Bingkung Kabupaten Solok Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang ada di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Bingkung yaitu sebanyak 4.136 KK. Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional sampling dengan besaran sampel 98 KK. Pengumpulan data menggunakan kuisioner penelitian, analisi data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 55,1% responden dengan persepsi keretanan positif, 54,1% dukungan keluarga baik, 56,1% dengan kebiasaan beresiko, 65,3% peran petugas baik, 67,3% dengan perilaku pencegahan DBD kurang baik. Terdapat hubungan antara persepsi kerentanan ( p = 0,035, OR = 2,88 ), dukungan keluarga ( p = 0,007,OR = 3,82 ), kebiasaan ( p = 0,018, OR =3,11) dan peran petugas kesehatan ( p = 0,037, p = 3,19 ) dengan perilaku pencegahan DBD. Disimpulkan bahwa persepsi kerentanan, dukungan keluarga, kebiasaan dan peran petugas kesehatan berhubungan signifikan dengan perilaku pencegahan DBD. Diharapkan kepada pihak petugas kesehatan di Puskesmas Tanjung Bingkung untuk selalu menggiatkan sosialisasi dan penyuluhan tentang pencegahan DBD kepada masyarakat agar pengetahuan masyarakat dapat ditingkatkan dan mampu melaksanakan praktik pencegahan DBD dengan baik dan teratur.