Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Tatanan Rumah Tangga di wilayah kerja Puskesmas Banja Loweh Kabupaten Lima Puluh Kota tahun 2019
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Wati, Wike Widia
Advisor:
Harisnal
Zuraida
Zuraida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
PHBS, Pengetahuan, Sikap, Sosial ekonomi, dan Peran Petugas Kesehatan.
DOI:
-
Abstract :
Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di Puskesmas Banja Loweh tahun 2017 hanya mencapai 35,83% dari target 60%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Hidup Bersih dan sehat (PHBS) pada Tatanan Rumah Tangga di Wilayah Kerja Puskesmas Banja Loweh Kabupaten Lima Puluh Kota tahun 2019. Penelitian ini dilaksanakan bulan Mei 2019 dengan menggunakan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan simple random sampling sebanyak 176 responden, Analisis secara Univariat dan Bivariat dengan uji Chi-square dan derajat kepercayaan 95% (= 0.05). Hasila analisis univariat diketahui 55,7% responden memiliki pengetahuan rendah, 72,7% memiliki sikap negatif, 92,6% memiliki sosial ekonomi rendah, 75% peran petugas kurang aktif dan 67 % PHBS kurang baik. Hasil bivariat dketahui faktor yang berhubungan dengan PHBS pada tatanan rumah tangga adalah pengetahuan (p = 0,0005 dan OR = 3,309), sikap (p = 0,0005 dan OR = 24,860), sosial ekonomi (p = 0,0005 dan OR = 13,574) dan peran petugas kesehatan (p = 0,0005 dan OR = 9,274). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan, sikap, sosial ekonomi dan peran petugas kesehatan dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada tatanan rumah tangga. Sikap merupakan peluang beresiko terjadinya perilaku hidup bersih dan sehat yang kurang baik. Untuk itu diharapkan peran petugas kesehatan lebih meningkatkan perannya masing-msing untuk mengajak ibu rumah tangga untuk ber-Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.