Analisis Korelasi Terhadap Angka Kematian Bayi Di Provinsi Sumatera Barat Tahun 2019 (Studi Kasus Angka Kematian Bayi Tahun 2015 2017)
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Yanti, Welda
Advisor:
Hasnita, Evi
Yanti, Cici Apriza
Yanti, Cici Apriza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Korelasi Spearman, Angka Kematian Bayi.
DOI:
-
Abstract :
Angka kematian bayi adalah jumlah bayi yang meninggal sebelum mencapai usia 1 tahun per 1000 KH. Angka kematianbayidi Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2015-2017 yang tertinggiterdapat di tahun 2016 sebanyak 111 bayi dan terendah terdapat pada tahun 2015 sebanyak 2 bayi. Tujuan penelitian untuk melakukan penerapan korelasi Spearman terhadap faktor yang berhubungan dengan AKB di Provinsi Sumatera Barat tahun 2015 s/d 2017. Penelitian ini bersifat non reaktif dengan menggunakan data sekunder Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Barat tahun 2015-2017AKB.Penelitian bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat selama 3 tahun terakhir.Sampel diambil menggunakan total sampling yaitu sebanyak 57 sampel. Variabel yang diteliti adalah BBLR, kunjungan ibu hamil K1, kunjungan ibu hamil K4, persalinan ditolong tenaga kesehatan dan imunisasi TT pada ibu hamil terhadap AKB.Analisis data secara univariat dan bivariat dengan = 0,05. Hasil analisis korelasi Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara variabel BBLR (sp = 0,607), kunjungan K1 (sp = 0,640), kunjungan K4 (sp = 0,604), Penolong persalinan oleh tenaga kesehatan (sp= 0,644) terhadap AKB. Sedangkan variable imunisasi TT pada ibu hamil (sp = 0,544) terdapat hubungan yang cukupkuat terhadap AKB. Kesimpulan BBLR merupakan variabel yang paling kuat hubungannya terhadap AKB di Provinsi Sumatera Barat.Diharapkan tenaga kesehatan yang berwenang dapat meningkatkan pelayanan kepada seluruh ibu hamil dan kegiatan untuk menurunkanAKB.