Efektifitas Pengolahan Sampah Organik Dengan Menggunakan Aktivator EM4 dan MOL Di Bukittinggi Tahun 2019

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Sari, Sethia Purnama
Advisor:
Fatma, Fitria
Yasril, Abdi Iswahyudi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
EM4, Kompos, MOL, Organik, Sampah.
DOI:
-
Abstract :
Kompos merupakan hasil proses pelapukan bahan-bahan organik akibat adanya interaksi antara mikroorganisme pengurai yang bekerja didalamnya. Kompos juga merupakan salah satu jenis-jenis pupuk organik karena berasal dari bahan organik yang telah lapuk. Berdasarkan observasi awal yang peneliti lakukan di pasar banto kepada 5 orang pedagang sayur bahwa rata-rata sayur yang mulai membusuk, layu dan tidak terjual kurang lebih 7 kg setiap kali perdagangan berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pengolahan sampah organik dengan menggunakan EM4 dan MOL. Penelitian ini bersifat eksperiment murni.Penelitian ini menggunakan rancangan pottest group designdengan menggunakan uji independent sample ttest. Objek dalam penelitian ini adalah sampah organik. Penelitian ini dilakukan lebih dari satu kelompok, dengan bentuk perlakuan yang berbeda. Dari hasil penelitian diperoleh perbedaan rata-rata pengolahan sampah organik dengan menggunakan aktivator EM4 dan MOL. Dimana rata-rata suhu yang menggunakan aktivator EM4 28,86oCsedangkan yang menggunakan MOL 29,36 oC. Rata-rata kelembaban yang menggunakan aktvator EM4 48,79 sedangkan yang menggunakan MOL 49,64 dan rata-rata ph yang menggunakan aktivator EM4 4,93 sedangkan yang menggunakan MOL 5,43. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan ada perbedaan rata-rata efektifitas aktivator EM4 dan MOL dilihat dari pengukuran suhu, kelembaban dan ph. Disarankan kepada masyarakat agar ikut serta mengelola sampah terutama sampah organik dengan cara pembuatan kompos dengan menggunakan aktivator EM4 dan MOL. Artinya kedua aktivator bisa digunakan untu pembuatan kompos.
Download From Google Drive