Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Madina Kota Bukittinggi Tahun 2019
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Hidayat, Fadhil
Advisor:
Nurhayati
Yanti, Cici Apriza
Yanti, Cici Apriza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kepuasan pasien, Mutu Pelayanan, Pasien Rawat Inap.
DOI:
-
Abstract :
Keberhasilan yang diperoleh suatu layanan kesehatan dalam meningkatkan mutu pelayanannya sangat berhubungan erat dengan kepuasan pasien. Untuk mengetahui kualitas pelayanan yang dirasakan secara nyata oleh konsumen, ada indikator ukuran kepuasaan konsumen yang terletak pada 5 dimensi kualitas pelayanan, yaitu: reliability, responsiveness, assurance, emphaty dan tangibles. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Madina Tahun 2019. Metode penelitian analitik dengan desain crosssectional. Populasi sebanyak 2113 pasien dengan sampel 95. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Data kepuasan pasien reliability, tangibles, responsiveness, assurance dan emphaty didapatkan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan uji chi square dengan =0,05. Dari hasil penelitian didapatkan distribusi frekuensi 43 (45.3%) realibility kurang baik, 50 (52.6%) responsiveness kurang baik, 49 (51.6%) assurance kurang baik, 35 (36.8%) emphaty kurang baik, 38 (40%) tangible (nyata/tampak) kurang baik, 43 (41.3%) kurang puas. Terdapat hubungan antara, responsiveness (p=0,001 dan OR=4.636), assurance (p=0,002 dan OR=4.108) dan emphaty (p=0.001 dan OR= 4.472) dengan kepuasan pasien. Tidak terdapat hubungan antara tangibles (p=0.083) dan reliability (p=0.101) dengan kepuasan pasien. Disimpulkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kepuasan pasien adalah responsiveness, assurance, dan emphaty, dimana variabel yang paling berhubungan adalah ketanggapan (responsiveness) dan variabel yang tidak berhubungan adalah tangibles dan reliability. Diharapkan kepada rumah sakit agar dapat mengevaluasi kepuasan pelanggan/pasien rawat inap dan melakukan tindakan untuk meningkatkan kepuasan pasien dengan cara meningkatkan mutu pelayanan kesehatan terutama meningkatkan ketanggapan petugas.