Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja Pada Petugas Instalasi Farmasi RSUD Lubuk Sikaping Tahun 2019

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Fitri, Helmi
Advisor:
Adriani
Abidin, Zainal
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kelelahan kerja, Umur, Masa Kerja, Beban Kerja, Shift Kerja.
DOI:
-
Abstract :
Beberapa penelitian yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan RI didapat 30-40% masyarakat pemberi jasa layanan kesehatan yang bersifat teknis dan beroperasi selama 8-24 jam sehari mengalami kelelahan. Hal ini dikarenakan adanya pola kerja yang bergilir. Dari hasilwawancara yang dilakuakanpada 10 orang tenagatekniskefarmasiandidapatkan 9 orang mengalamiadanyakeluhankelelahanakibatkerja.Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungandengankelelahan kerja pada petugas Instalasi Farmasi RSUD Lubuk Sikaping Tahun 2019. Jenispenelitianiniadalah penelitian kuantitatif dengan uji chi square.Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh petugas Instalasi Farmasi RSUD Lubuk Sikaping yang berjumlah 30 orang dengan dengan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan juli 2019. Analisa univariat didapatkan 46,7% responden mengalamikelelahankerja, 40% responden dengankategoriumurtua, 53,3% responden dengankategorimasakerja lama, 53,3 respondendenganbebankerjaberat, dan 56,7% responden bekerja shift.Analisa bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara umur (p value=0,03 dan OR=7,80), bebankerja(p value =0,026 dan OR=8,067), shift kerja(p value=0,008 dan OR=13,20), dan tidak terdapat hubungan masakerja (p value=0,448) dengan kelelahan kerja. Disimpulkan bahwa shiftkerjaadalahfaktor yang paling erathubungannyadengankelelahankerja.DiharapkanpihakRumahSakitmerollingpekerjadenganpek erjaandan shift kerja yang berbeda, sehinggadapatmeminimalisirterjadinyakelelahankerja.
Download From Google Drive