Pemanfaatan Minyak Jelantah Penggorengan Sanjai Menjadi Sabun Padat di Kota Bukittinggi Tahun 2019

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Fadillah, Muhammad
Advisor:
Maisyarah
Yesti, Yulia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Minyak jelantah, Despicing, Netralisasi, Bleaching.
DOI:
-
Abstract :
Kota Bukittinggi merupakan daerah wisata yang memiliki banyaknya tempat industri atau usaha rumahan pembuatan sanjai. Hal ini mengakibatkan konsumsi minyak goreng meningkat. Minyak jelantah ini dapat dimanfaatkan kembali dengan proses pemurnian yang selanjutnya dapat diolah menjadi produk sabun padat. Tujuan penelitian ini adalah untuk pemanfaatan minyak jelantah penggorengan sanjai menjadi sabun padat, yang kemudian dianalisa kadar air, pH, warna, bau (aroma), dan banyak busa dari sabun yang dihasilkan. Jenis penelitian ini adalah True Experiment dengan pendekatan Posttest Only Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2019. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah minyak jelantah hasil penggorengan sanjai. Penelitian ini dilakukan dengan proses pemurnian minyak jelantah yang terdiri dari tiga tahap yaitu dengan proses Despicing, dengan cara menyaring minyak jelantah dengan kertas saring. Kemudian proses Netralisasi dengan NaOH 15% dan proses Bleaching menggunakan karbon aktif (ampas tebu) 100 mesh sebanyak 1%. Hasil pemurnian minyak jelantah kemudian dijadikan sabun dengan konsentrasi NaOH 30%. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kadar air sabun padat yaitu 0,03% dengan pH 10,0. Hasil ini memenuhi persyaratan SNI sabun padat dimana kadar air maksimal 15% dengan pH 9,0-10,8. Sabun padat yang dihasilkan berwarna putih dan beraroma seperti sabun tombak serta tidak memiliki busa yang banyak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah minyak jelantah hasil penggorengan sanjai dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan untuk dijadikan sabun padat yang cukup baik dari segi mutu sabun, namun kurang pada bagian warna sabun yang dihasilkan.
Download From Google Drive