Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keberadaan Jentik Nyamuk Aedes Aegypti Di Jorong Petok Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman Tahun 2019

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Hidayat, Rahmat
Advisor:
Novela, Vina
Adriani
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
3M, keberadaan jentik, kontainer, petugas.
DOI:
-
Abstract :
Angka Bebas Jentik (ABJ) merupakan indeks pengukuran persentase populasi jentik nyamuk. diketahui bahwa bangunan bebas jentik hanya 89,06% di Jorong Petok dan termasuk pada kategori terendah dari data Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gerakan 3M plus, pemeriksaan jentik berkala, keberadaan kontainer, dengan keberadaan jentik nyamuk di Jorong Petok Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman Barat tahun 2018. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi meliputi seluruh KK yang ada di Jorong Petok dengan jumlah sampel sebanyak 91 KK. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan dilakuan pada bulan 12 sampai 20 Juli tahun 2019. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square ( = 0,05) dan menghitung nilai Odds Ratio. Hasil penelitian menunjukkan distribusi frekuensi tidak melaksanakan gerakan 3M plus 50.5%, peran petugas kurang baik 57.1%, ada kontainer 53.8%, dan ditemukan keberadaan jentik nyamuk yaitu sebanyak 52.7%. dari hasil analisis terdapat hubungan yang bermakna antara tindakan 3M plus (p = 0.028 ; OR = 2,812), peran petugas (p = 0.010 ;OR = 3.373), dan keberadaan kontainer (p = 0.001 ;OR = 4.533) dengan keberadaan jentik nyamuk. Dapat disimpulkan dari hasil penelitian menunjukkan keberadaan konteiner adalah variabel yang berisiko tinggi terhadap keberadaan jentik nyamuk. Perlunya meningkatkan kesadaran dan tindakan dalam mengatasi masalah jentik yang dapat menimbulkan kejadian penyakit.
Download From Google Drive