Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Gejala Photokeratitis Pada Pekerja Bengkel Las Di Kota Bukittinggi Tahun 2019
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putri, Mardiah
Advisor:
Hasnita, Evi
Susanty, Shantrya Dhelly
Susanty, Shantrya Dhelly
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Photokeratitis, Jarak Sumber Pengelasan, dan Penggunaan APD.
DOI:
-
Abstract :
Photokeratitis adalah inflamasi pada kornea akibat cahaya, yang terjadi akibat matahari atau sumber sinar UV lainnya. Photokeratitis disebut juga flash burn, or welders flash yang lebih sering terjadi pada pekerja pengelasan, Berdsarkan Survey Awal yang dilakukan kepada pekerja bengkel las terdapat (64%) dari 14 pekerja pernah mengalami keluhan sakit pada mata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan Gejala Photokeratitis pada Pekerja Bengkel Las di Kota Bukittinggi tahun 2019. Metode penelitian ini adalah Deskiptif Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional . Penelitian dilakukan terhadap 72 orang responden. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan analisis data menggunakan uji Chi Square. Adapun yang menjadi variabel dependen adalah Gejala Photokeratitis dan variabel independen adalah Umur, Jarak sumber Pengelasan, dan Penggunaan APD. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 27 Juni - 8 Juli 2019. Hasil Penelitian Menunjukkan dari 72 responden terdapat sebanyak 35 (72,9%) responden yang memiliki umur 40 tahun, 33 (84,6%) responden dengan jarak sumber pengelasan dekat dan 35 (76,1%) responden yang meggunakan APD tidak lengkap. Dari uji statitstik yang didapat bahwa ada hubungan antara Umur (P=0.005,OR=4.487), Jarak Sumber Pengelasan (P=0.0005,OR=11.000) dan Penggunaan APD (P=0.001,0R=6.010) dengan Gejala Photokeratitis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara Umur, Jarak Sumber Pengelasan dan Penggunaan APD pada Gejala Photokeratitits, Di sarankan kepada responden untuk menjaga jarak sumber pengelasan tehadap mata, dan selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat bekerja.