Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Gejala Neurotoksik Pada Petani Yang Menggunakan Pestisida Di Kanagarian Batu Palano Kecamatan Sungai Pua Kabupaten Agam Tahun 2019

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Lubis, Fauziah
Advisor:
Fatma, Fitria
Maisyarah
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
APD, Neurotoksik, Pengetahuan, Tindakan.
DOI:
-
Abstract :
Gejala Neurotoksik adalah kerusakan pada otak sistem saraf perifer,diluar tulang tengkorak oleh bahan kimia beracun atau bersifat toksik termasuk pelarut organik, pestisida, timah, timbal, merkuri, cadmium, formaldehid, klorin, fenol, dan lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Gejala Neurotoksik pada Petani yang Menggunakan Pestisida di Kanagarian Batu Palano. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah petani yang menggunakan pestisida lebih dari 10 tahun di Nagari Batu Palano dalam 424 petani. Sampel dalam penelitian ini adalah 78 Petani. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji statistic Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan dari 78 responden yang memiliki gejala neurotoksik sebanyak 41 responden (52,6%). Terdapat ada hubungan Pengetahuan (p=0,003), APD (p=0,022) dan Tindakan (p=0,000) dengan keluhan gejala neurotoksik. Disimpulkan bahwa tindakan yang kurang baik lebih berisiko untuk terjadinya keluhan gejala Neurotoksik pada petani pengguna pestisida di Kanagarian Batu Palano. Disarankan kepada Dinas Pertanian untuk melakukan pengawasan yang rutin terhadap petani dan membangun koperasi tani, bertujuan untuk menjual APD yang sesuai dengan standar dan pestisida yang memiliki izin dari Dinas Pertanian.
Download From Google Drive