Penerapan Analisis Jalur (Path Analysis) Pada Faktor Yang Mempengaruhi Angka Kematian Ibu di Provinsi Sumatera Barat Tahun 2016-2018
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Zefid, Syifa Urrahmi
Advisor:
Oktavianis
Harisnal
Harisnal
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Angka kematian ibu, Analisis jalur, Provinsi Sumatera barat.
DOI:
-
Abstract :
Penyebab angka kematian ibu sangat banyak, untuk mengatasi banyaknya variabel bisa menggunakan analisis jalur yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung pada model hubungan antar variabel yang bersifat kausalitas. AKI di Provinsi Sumatera Barat tahun 2016 yaitu 114 per 100.000 kelahiran hidup, 2017 yaitu 121 per 100.000 kelahiran hidup, 2018 yaitu 117 per 100.000 kelahiran hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan penerapan analisis jalur pada faktor yang mempengaruhi angka kematian ibu di Provinsi Sumatera Barat tahun 2016-2018. Jenis penelitian ini bersifat Non Reaktif dengan desain Cross Sectional. Uji yang digunakan yaitu Analisis Jalur. Sampel dari penelitian ini yaitu total Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat tahun 2016-2018 yaitu 57 Kabupaten/Kota. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang telah di publikasikan. Data didapatkan dari Profil kesehatan 2016-2017 dan laporan KIA tahun 2018 Dinas kesehatan Provinsi Sumatera Barat. Analisis yang digunakan yaitu analisis jalur. Pada hasil analisis jalur menunjukkan bahwa ada pengaruh langsung variabel persentase komplikasi terhadap AKI (= -0,541). Pengaruh tidak langsung melalui variabel komplikasi yaitu persentase variabel ibu hamil yang mendapat tablet Fe ( =0,247) dan variabel persentase penolong persalinan oleh non medis ( = 0,208) terhadap AKI Kesimpulan dari penelitian ini adalah komplikasi merupakan faktor dominan yang mempengaruhi ,sehingga diharapkan bagi pihak dinas kesehatan dapat meningkatkan komunikasi, informasi dan edukasi pada ibu hamil tentang tanda-tanda dini terjadinya komplikasi selama kehamilan, persalinan dan nifas agar dapat ditagani segera oleh petugas.