Hubungan Merokok dan Obesitas Dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Perawatan Bidar Alam Kabupaten Solok Selatan Tahun 2019
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Utami, Rizka Wahyu
Advisor:
Oktavianis
Harisnal
Harisnal
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Diabetes melitus, merokok, obesitas, variabel confounding.
DOI:
-
Abstract :
Di Kabupaten Solok Selatan terdapat 2075 kunjungan kasus diabetes melitus tipe 2 dan terbanyak di Puskesmas Perawatan Bidar Alam yakni 209 kunjungan. Faktor risiko diabetes melitus tipe 2 yaitu merokok dan obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan merokok dan obesitas dengan kejadian Diabetes Melitus tipe 2 dengan variabel kovariat pengetahuan, aktifitas fisik dan pola makan. Desain penelitian ini adalah studi observasional dengan pendekatan casecontrol study. Jumlah populasi penelitian sebanyak 150 dengan sampel 120 responden, terdiri dari 40 kasus dan 80 kontrol yang diambil secara total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi kemudian di analisis menggunakan uji Chi-square dan uji mantel haenszel. Hasil analisa univariat diperoleh responden merokok (62,5% kasus, 87,5% kontrol), obesitas (40,0% kasus, 43,8% kontrol), pengetahuan rendah (92,5% kasus, 92,5% kontrol), aktifitas fisik kurang (65,0% kasus, 23,8% kontrol) dan pola makan kurang baik (57,5% kasus, 42,5% kontrol). Hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan merokok ( p value = 0.003, OR=0,238) dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 dan tidak terdapat hubungan obesitas (p value = 0,845) dengan kejadian Diabetes Melitus tipe 2. Hasil analisis uji Mantel Haenszel menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pola makan (perubahan COR dan ORMH = 10,92%) pada hubungan merokok dan pengaruh aktifitas fisik (perubahan COR dan ORMH = 23,3%) pada hubungan obesitas dengan kejadian Diabetes Melitus tipe 2. Dapat disimpulkan bahwa merokok merupakan faktor protektif terhadap kejadian Diabetes Melitus Tipe 2. Pola makan merupakan confounding pada hubungan merokok dan aktifitas fisik merupakan confounding pada hubungan obesitas dengan kejadian Diabetes Melitus tipe 2.