Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawatan Lubuk Gadang Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan 2019
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putri, Selvia Eka
Advisor:
Harisnal
Oktavianis
Oktavianis
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kejadian TB, Pengetahuan, Dukungan keluarga, Sosial ekonomi, Ventilasi, Cahaya, Kelembaban dan Tempat pemeriksaan sputum.
DOI:
-
Abstract :
Tuberkulosis adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman (Mycobacterium tuberculosis). Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat faktor yang berhubungan dengan Pengetahuan Dukungan keluarga, Sosial ekonomi, ventilasi, cahaya, kelembaban dan tempat pemeriksaan sputum terhadap kejadian TB diwilayah kerja Puskesmas Rawatan Lubuk Gadang Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan tahun 2019. Metode penelitian ini survei analitik dengan menggunakan desain case control. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita TB paru dan bukan penderita TB paru yang berjumlah 75 orang. Cara pengambilan data melalui wawancara dan pengamatan langsung dengan menggunakan kuesioner. Analisis data univariat dengan statistik dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Penelitian ini dilakukan pada bulan 15-31 mei 2019. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan yang memiliki pengetahuan tinggi sebanyak (41,3%) p-value (0,016), yang pernah mendapatkan dukungan keluarga (44,0%) p-value (0,001), yang memiliki penghasilan tinggi (36,0%) p-value (1,000), yang memiliki ventilasi memenuhi syarat (53,3%) p-value (0,060), yang memiliki cahaya yang memenuhi syarat (20,0%) p-value (0,006), yang memilki kelembaban yang memenuhi syarat (30,7%) p-value (0,250), yang melakukan pemeriksaan sputum (33,3%) p-value (0,000). Pada penelitian ini disimpulkan bahwa pengetahuan,dukungan keluarga,cahaya dan tempat pemeriksaan sputum ada hubungan dengan kejadian TB tetapi sosial ekonomi,ventilasi dan kelembaban tidak ada hubungan dengan kejadian TB diwilayah kerja Puskesmas Rawatan Lubuk Gadang tahun 2019. Berdasarkan hasil diatas didapatkan hubungan yang signifikan antara tempat pemeriksaan sputum dengan kejadian TB. Pada penelitian ini diharapkan kepada pihak pemegang program TB untuk melakukan pengambilan sputum untuk masyarakat yang bertetangga dengan penderita TB agar dapat menghindari penderita yang tidak terdata jika tertular.