Pengaruh Musik Kerja Terhadap Tingkat Kelelahan Pada Buruh Angkut Cargo Di Kota Bukittinggi Tahun 2019
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Sepriyeni, Murti
Advisor:
Novela, Vina
Fatma, Fitria
Fatma, Fitria
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Musik Kerja, Kelelahan Kerja.
DOI:
-
Abstract :
Kelelahan akibat kerja diartikan sebagai proses menurunnya efisiensi dan berkurangnya kekuatan atau ketahanan fisik tubuh untuk terus melanjutkan kegiatan yang harus dilakukan. Dampak dari kelelahan kerja dapat dikurangi maupun diatasi, salah satunya dengan memberikan intervensi terhadap seseorang yang bekerja berupa musik kerja. Berdasarkan survei awal yang dilakukan pada 5 tenaga kerja, 4 tenaga kerja mengalami keluhan kelelahan saat bekerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Musik Kerja Terhadap Tingkat Kelelahan Pada Buruh Angkut Cargo Di Kota Bukittinggi. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2019. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian eksperimen semu dengan rancangan one group pretest and posttest, dengan total sampel 14. Intervensi yang diberikan berupa musik kerja dangdut dan pop. Data diambil adalah data kelelahan subjektif menggunakan kuesioner 30 item kelelahan sebelum dan sesudah intervensi selama 7 hari. Analisis data menggunakan uji T-Test Dependent & Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan dari 14 responden, rata-rata tingkat kelelahan sebelum diberikan musik kerja 70,14 (kelelahan berat), setelah diberikan musik dangdut turun menjadi 55,07 (kelelahan sedang) dan musik pop menjadi 56,79 (kelelahan sedang), dengan p value 0.0005 tingkat kepercayaan 95% dan alpha 0,05. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa musik kerja efektif menurunkan tingkat kelelahan pada responden. Untuk itu diharapkan musik kerja dapat dimanfaatkan dan diterapkan khususnya kepada buruh angkut cargo Bukittinggi baik kelompok maupun perorangan.