Hubungan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Rambatan II Kabupaten Tanah Datar Tahun 2019

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Wulandari, Retno
Advisor:
Harisnal
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Diare, Jamban Sehat, Air Limbah, Air Bersih, CTPS.
DOI:
-
Abstract :
Diare adalah perubahan frekuensi dan konsistensi tinja. WHO pada tahun 1984 mendefinisikan diare sebagai berak cair tiga kali atau lebih dalam sehari semalam (24 jam). Di Indonesia prevalensi diare sebanyak 6,8% dan di Sumatra Barat ditemukan sebanyak 115.442 kasus. UPT Puskesmas Rambatan II termasuk dalam jumlah kasus terbanyak di kabupaten Tanah Datar yakni 8.564 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan gerakan masyarakat hidup sehat dengan kejadian diare pada balita. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain studi cross sectional. Populasi adalah balita yang berada di wilayah kerja UPT Puskesmas Rambatan II. Sampel penelitian sebanyak 85 responden yang dipilih secara proporsional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-quare. Diketahui sebanyak 55,3% responden mengalami diare, 54,1% responden tidak menggunakan jamban sehat, 60% responden pembuangan air limbanya tidak memenuhi syarat, 51,8% responden yang menggunakan air bersih yang baik dan 64,7% responden tidak melakukan cuci tangan pakai sabun. Analisa bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara penggunan jamban sehat (pvalue = 0,000 dan OR = 5,667), pembuangan air limbah (pvalue = 0,036 dan OR = 2,922), penggunaan air bersih (pvalue = 0,035 dan OR = 2,834), dan cuci tangan pakai sabun (pvalue = 0,005 dan OR = 4,222) dengan kejadian diare pada balita. Dapat disimpulkan bahwa faktor yang sangat berhubungan dengan kejadian diare adalah penggunaan jamban sehat, responden banyak yang tidak memiliki jamban dan membuang tinja ke kekolam ikan. Oleh sebab itu pemberian penyuluhan mengenai risiko tidak mengunakan jamban sehat terhadap kejadian diare pada balita sangatlah bermanfaat.
Download From Google Drive