Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Gastritis Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sundatar Kabupaten Pasaman Tahun 2019
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Dinova, SIlvira
Advisor:
Yanti, Cici Apriza
Adriani
Adriani
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Gastritis, jenis makanan, stress, merokok, konsumsi kopi, penggunaan OAINS, lansia.
DOI:
-
Abstract :
Gastritis merupakan salah satu masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Di dunia, insiden gastritis sekitar 1,8-2,1 juta dari jumlah penduduk setiap tahun. Angka tertinggikejadian Gastritis di Kabupaten Pasamandi Puskesmas Sundatar dengan 2.613 kasus. Tujuan penelitian untukmengetahuifaktor-faktor yang mempengaruhikejadianGastritis pada lansia di wilayah kerja Puskesmas sundatar. Penelitian ini menggunakan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari kasus dan kontrol. Sampel yang diambil sejumlah 46 kasus (penderita) dan 92 kontrol (bukan penderita). Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner. Analisis data dilakukan secara analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square ( = 0,05) dan menganalisis nilai Odds Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi jenis makanan yang berisisko (49,1%), stress sedang (78%), merokok (36,4%), konsumsi kopi (42,2%), penggunaan OAINS yang berisiko (46,9%) pada kejadian gastritis . Terdapat hubungan bermakna antara jenis makanan (p value = 0,003; OR=3.2), stress (p value = 0,0005), konsumsi kopi (p value = 0,012; OR=2,9), dan penggunaan OAINS (p value = 0,0005; OR=5.4) dengan kejadian Gastritis pada lansia. sedangkan faktor yang tidak berhubungan dengan kejadan gastritis pada lansia adalah merokok (p value = 0,002; OR=4.5). Dapat disimpulkan bahwa penggunaan OAINS merupakan faktor tertinggi berpengaruh terhadap kejadian gastritis pada lansia, sebaiknya lansia mengurangi frekuensi penggunaan OAINS sebagai upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya penyakit.