Hubungan Pengetahuan, Motivasi, Sikap Ibu yang mempunyai anak usia 13-36 bulan Terhadap Status Imunisasi DPT-HB-Hib Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Difteri Di Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari Kota Bukittinggi Tahun 2018

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Risnandar, Fitriani
Advisor:
Febriyeni
Maisyarah
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Difteri, Imunisasi DPT-HB-Hib.
DOI:
-
Abstract :
Difteri merupakan diagnosis klinis untuk menggambarkan penyakit infeksi akut yang biasanya menyerang saluran nafas bagian atas, ditandai dengan respon inflamasi pada tempat infeksi dan terbentuknya pseudomembran diikuti oleh gejala sistemik berupa gangguan jantung, saraf dan ginjal akibat toksin difteri yang dihasilkan bakteri penyebab. Berdasarkan data Puskesmas Nilam Sari Garegeh, kejadian Difteri tahun 2017 terdapat di Keluragan Garegeh dengan cakupan imunisasi DPT-HB-Hib 83,9%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan pengetahuan, motivasi, sikap ibu yang mempunyai anak usia 13-36 bulan terhadap status imunisasi DPT-HB-Hib. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2019 dan dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Nilam Sari. Disain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Proportional Sampling dengan jumlah 86 sampel. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner dan diolah menggunakan komputerisasi. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 54,7% ibu yang memiliki pengetahuan rendah, 45,3% ibu yang memiliki motivasi kurang, 51,2% ibu yang memiliki sikap negatif, dan 57 % status imunisasi anak usia 13-36 bulan lengkap. Dari uji statistik didapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan status imunisasi DPT-HB-Hib dengan p-value 0,0005, terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi dengan status imunisasi DPT-HB-Hib dengan p-value 0,001 dan terdapat hubungan yang bermakna antara sikap dengan status imunisasi DPT-HB-Hib dengan p-value 0,0005.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variabel yang paling bermakna adalah pengetahuan dan sikap terhadap status imunisasi DPT-HB-Hib anak usia 13-36 bulan di wilayah kerja Puskesmas Nilam Sari tahun 2018. Disarankan kepada petugas kesehatan untukdapat menambah jadwal penyuluhan dengan menggunakan media yang lebih menarik seperti membuat grup whatsapp sehingga diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi dan berdiskusi tentang kesehatan termasuk imunisasi DPT-HB-Hib.
Download From Google Drive