Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Kelelahan Mata Pada Pengrajin Sulaman Di Nagari Balai Gurah Kecamatan Ampek Angkek Tahun 2019
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Rahmi, Annisa
Advisor:
Fatma, Fitria
Novela, Vina
Novela, Vina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Keluhan Kelelahan Mata, Pengrajin Sulaman.
DOI:
-
Abstract :
Kelelahan karena stress visual akan menyebabkan produktivitas menurun, kualitas kerja menurun serta angka kecelakaan. Pada tahun 2010 WHO menyatakan prevalensi gangguan penglihatan sebanyak 285 juta orang (2,24%). Berdasarkan survei awal terhadap 10 responden, didapatkan 100% responden mengalami keluhan kelelahan mata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan kelelahan mata pada pengrajin sulaman di Nagari Balai Gurah Kecamatan Ampek Angkek tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu 152 responden dan sampel 61 responden yang telah dilaksanakan pada tanggal 8 sampai 31 Mei 2019. Analisa univariat didapatkan 86,9% responden memiliki intensitas pencahayaan tidak memenuhi standar, 90,2% responden memiliki jarak pandang tidak sesuai ketentuan, 70,5% responden memiliki lama kerja tidak sesuai ketentuan, dan 88,5% responden mengalami keluhan kelelahan mata. Analisa bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara intensitas pencahayaan (p value=0,004 dan OR=16,667) dan jarak pandang (p value=0,017 dan OR=12,750) dan tidak terdapat hubungan lama kerja (p value=0,180) dengan keluhan kelelahan mata. Disimpulkan bahwa intensitas pencahayaan dan jarak pandang mempengaruhi terjadiya keluhan kelelahan mata pada pengrajin sulaman. Diharapkan kepada responden dapat memperhatikan aspek kesehatan mata.