Efektifitas Penyuluhan Terhadap Perilaku Masyarakat Tentang Pengolahan Sampah Rumah Tangga di Kenagarian Baringin Kabupaten Tanah Datar Tahun 2019
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Satria, Budi Dwi
Advisor:
Nurhayati
Yanti, Cici Apriza
Yanti, Cici Apriza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengolahan Sampah, Pengetahuan, Sikap, Tindakan.
DOI:
-
Abstract :
Melihat dari pertumbuhan penduduk Indonesia, tentu sangat berpengaruh terhadap timbulan sampah, dimana jumlah timbulan sampah dari tahun 2015-2018 selalu mengalami kenaikan, demikian halnya Kabupaten Tanah Datar yang mengalami jumlah timbulan yang besar yakni mencapai 133.66 ton/hari. Oleh karena itu penyuluhan tentang pengelolaan sampah perlu dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat Efektifitas Penyuluhan Terhadap Perilaku Masyarakat Tentang Pengolahan Sampah Rumah Tangga di Kenagarian Baringin Kabupaten Tanah Datar Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experiment Design. Penelitian dilakukan dengan membagi 16 responden menjadi 2 klasifikasi kelompok yaitu : 1) kelompok yang diberikan penyuluhan melalui media audio visual; dan 2) kelompok yang diberikan penyuluhan melalui media leaflet. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 0330 Mei 2019. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengolahan data dengan mereduksi, menyajikan dan penarikan kesimpulan. Analisa data yang digunakan adalah analisis uji Paired Sample T Test dan uji Independent TTest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audio visual maupun media leaflet mampu memberikan peningkatan terhadap perubahan tingkat pengetahuan (p value = 0,0005 dan 0,0005), sikap (p value = 0,0005 dan 0,0005), tindakan (p value = 0,0005 dan 0,0005). Tidak terdapat perbedaan peningkatan rata-rata yang siginifikan terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan pada kelompok media audio visual dengan kelompok media leaflet (p value = 0,751 untuk pengetahuan, 0,519 untuk sikap dan 0,727 untuk tindakan). Dapat disimpulkan bahwa media audio visual dan leaflet efektif untuk digunakan dalam promosi kesehatan. Disarankan kepada masyarakat untuk selalu Memisahkan antara sampah organik dan non organik, dan tidak lagi membuang sampah di sembarangan, dan petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan dan pengawasan kesehatan lingkungan secara berkala.