Hubungan Motivasi dan Dukungan Keluarga Terhadap Pengontrolan Cairan Tubuh Pasien Hemodialisa di Rsud Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2019
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Saleha, Dian
Advisor:
Juwita, Lisavina
Oktavianis
Oktavianis
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Motivasi, Pengontrolan Cairan Tubuh, Dukungan Keluarga, Hemodialisa.
DOI:
-
Abstract :
Gagal ginjal kronis (GGK) merupakan keadaan dimana terjadi penurunan funsi ginjal yang cukup berat secara perahan-lahan (menahun). Penyakit GGK disebabkan oleh berbagai penyakit ginjal. Penyakit ini bersifat progresif dan biasanya tidak bisa pulih kembali (irreversible). Penyakit GGK menjadi masalah besar didunia karena sulit disembuhkan, Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi masalah GGK seperti pembatasan asupan cairan, dialisis, dan transplantasi ginjal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi terhadap pengontrolan cairan tubuh pasien hemodialisa dan dukungan keluarga terhadap pengontrolan cairan tubuh pasien hemodialisa di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2019. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 119 orang. Sedangkan sampel diambil secara Purposive Sampling dengan jumlah 54 orang. Analisis menggunakan uji chi square dan data di olah secara univariate dan bivariate. Berdasarkan hasil analisis statistik didapatkan nilai p = 0,013 dan OR = 5,159, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi dengan pengontrolan cairan tubuh pada pasien yang menjalani hemodialisa Berdasarkan hasil analisis statistik didapatkan nilai p = 0,041 dan OR = 3,883, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan pengontrolan cairan tubuh pada pasien yang menjalani hemodialisa. Disimpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara motivasi dan dukungan keluarga terhadap pengontrolan cairan tubuh pasien hemodialisa di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2019. Diharapkan pasien mendapatkan pengtahuan cairan yang benar bagi pasien hemodialisa sehingga dapat meningkatkan dan memelihara status kesehatan dan anggota keluarga, agar dapat berperan aktif memotivasi penderita gagal ginjal kronik dalam menjalani terapi hemodialisa.