Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam dan Genggam Jari Terhadap Penurunan Nyeri (Dysmenorhea) pada Remaja Putri di Asrama Darul Ihsan Kota Bukittinggi Tahun 2019

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Sari, Santi Puspita
Advisor:
Lazdia, Wenny
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Nafas dalam, genggam jari, dysmenorhea.
DOI:
-
Abstract :
Dysmenorhea merupakan masalah umum yang terjadi pada remaja putri. Begitu juga di Asrama Darul Ihsan Bukittinggi dimana ditemui sebesar 27,11% remaja yang mengalami Dysmenore. Fenomena yang sering ditemukan pada remaja adalah kekeliruan dalam penanganan nyeri dysmenorhea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam dan Genggam Jari Terhadap Penurunan Nyeri (Dysmenorhea) pada Remaja Putri di Asrama Darul Ihsan Kota Bukittinggi Tahun 2019. Jenis penelitian ini quasy experimen dengan pendekatan two group pre test post test design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang mengalami nyeri haid yaitu sebanyak 32 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan besaran sampel sebanyak 20 orang. Pengumpulan data menggunakan kuisioner penelitian. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nyeri dysmenorhea pre test relaksasi nafas dalam adalah 4,8 dan post test 3,1. Sedangkan pre test pada kelompok genggam jari adalah 4,7 dan post test 3,8. Pemberian teknik nafas dalam efektif dalam terhadap nyeri dysmenorhea dimana terjadi penurunan rata-rata nyeri dysmenorhea sebesar 1,7 dan p = 0,000. Pemberian teknik relaksasi genggam jari juga berpengaruh terhadap nyeri dysmenorhea dimana terjadi penurunan rata-rata nyeri sebesar 0,9 dan p = 0,001. Terdapat perbedaan penurunan nyeri dysmenorhea antara kelompok nafas dalam dan genggam jari dengan beda rata-rata penurunan nyeri 0,8 dan p = 0,021. Disimpulkan bahwa pemberian teknik nafas dalam lebih efektif terhadap penurunan nyeri dysmenorhea. Maka dari itu diharapkan kepada responden untuk dapat memanfaatkan teknik nafas dalam penatalaksanaan nyeri dysmenorhea.
Download From Google Drive