Efektivitas Teknik Batuk Efektif Dan Fisioterapi Dada Terhadap Pengeluaran Sekret Pada Anak ISPA Usia 6-12 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Paku Kota Solok Tahun 2019
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Gusri, Mila
Advisor:
Silvia
Nurhayati
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Batuk Efektif, Fisioterapi Dada, ISPA.
DOI:
-
Abstract :
ISPA merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi pada anak-anak, begitu juga di Puskesmas Tanjung Paku dimana tercatat sebanyak 1221 kasus ISPA pada anak-anak. ISPA yang dialami anak menyebabkan ketidakadekuatan proses respirasi dikarenakan penumpukan sekresi di jalan napas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian teknik batuk efektif dan fisoterapi dada terhadap pengeluaran sekret pada anak ISPA diwilayah kerja Puskesmas Tanjung Paku tahun 2019. Desain penelitian ini adalah Quasy Eksperimen dengan rancangan non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 59 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive samplingdengan jumlah 20 orang. Analisis menggunakan uji t-independent test. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata perubahan respirasi rate responden pada kelompok intervensi batuk efektif adalah 2,8 x/menit dan pada kelompok intervensi fisioterapi dada adalah 3x/menit. Terdapat perbedaaan rata-rata perubahan respirasi rate responden antara kelompok batuk efektif dan fisoterapi dada dengan beda rata-rata perubahan 0,2x/menit dan nilai p=0,72, artinya tidak terdapat perbedaan rata-rata perubahan kepatenan jalan nafas berdasarkan respirasi rate yag signifikan antara kelompok intervensi batuk efektif dan fisioterapi dada. Disimpulkan bahwa pemberian intervensi batuk efektif dan fisioterapi dada sama-sama efektif terhadap pengeluaran sekret pada anak ISPA dan tidak terdapat perbedaan efektifitas itervensi batuk efektif dan fisoterapi dada terhadap kepatenan jalan nafas pada anak usia 6-12 tahun.Diharapkan kepada semua pihak, terutama orang tua anak dengan ISPA untuk dapat memahami teknik-teknik non farmakologis yang dapatmembantu meningkatkan kepatenan jalan nafas pada anak ISPA, diantaranya adalah dengan melakukan teknik batuk efektif dan fisioterapi dada.