Hubungan Kondisi Perumahan Dan Kondisi Fisik Balitaterhadap Kejadian Ispa Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Dareh Nagari IV Koto Pulau Punjung Kabupaten DharmasrayaTahun 2015

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Sari, Cici Indah
Advisor:
Yanti, Cici Apriza
Maisyarah
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kondisi Perumahan Dan Kondisi Fisik Balita,
DOI:
-
Abstract :
Menurut Profil Puskesmas Sungai Dareh Tahun 2015.ISPA menempati urutan pertama dari 10 penyakit terbanyak. Dengan Jumlah kejadian ISPA pada tahun 2014 sebanyak 1.560 kasus (6,60%) di mana ISPA pada Balita sebanyak 177 kasus dari 23.622 jiwa penduduk. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja puskesmas Sungai Dareh pada bulan September tahun 2015 dengan menggunakan desain cross sectional dan populasi dalam penelitian ini adalah 177 orang balita. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 64 responden. Cara pengambilan sampel dengan menggunakan metode systematic random sampling. Analisa dalam penelitian ini menggunakan analisa univariat dan bivariatdengan uji statistik chi-square dan dengan derajat kepercayaan 95%(= 0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 64 responden terdapat 28(43.8 %) responden menderita ISPA, 10 (15.6%)memiliki ventilasi yang baik, 18 (28.1 %)yang memiliki Kepadatan Penghuni yang memenuhi syarat,31 (48.4 % ) yang memiliki balita umur < 2 tahun dan 33 (51.6 %) balita yang memiliki umur >2 tahun,57 (89.1 % )yang memiliki Status Gizi yang Normal,59 (92.2 %)yang memiliki Status Imunisasi yang Lengkap. Hubungan ventilasi dengan kejadian ISPA P value = 0.492,hubungan Kepadatan Penghuni dengan kejadian ISPA P value = 0.000 dan OR = 24.158, hubungan umur dengan kejadian ISPAP value = 0.003 dan OR = 5.682, hubungan Status Gizi dengan Kejadian ISPA P value = 0.391 ,hubungan Status Imunisasi dengan kejadian ISPA P value = 0.265 . Kesimpulan dari penelitian ini Tidak ada hubungan ventilasi dengan kejadian ISPA, Ada hubungan Kepadatan Penghuni dengan kejadian ISPA, Ada hubungan umur dengan kejadian ISPA, Tidak ada hubungan Status Gizi dengan Kejadian ISPA,Tidak ada hubungan Status Imunisasi dengan kejadian ISPA. DisarankanDiharapkan petugas kesehatan dapat memberikanPenyuluhan secara langsung yang mudah di pahami oleh Responden di berbagai tempat seperti di posyandu bayi dan balita dan Puskesmas mengenai penyebab ISPA dan cara penanggulanginya.
Download From Google Drive