Pengaruh Pemberian Madu Terhadap Intensitas Nyeri Imunisasi Campak Pada Bayi Umur 9-12 Bulan di Puskesmas Singkarak Kabupaten Solok Tahun 2019

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Nikmatiyah, Ulfa
Advisor:
Lazdia, Wenny
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Madu, imunisasicampak, nyeri.
DOI:
-
Abstract :
Imunisasi merupakan kebutuhan dasar bagi setiap anak, sehingga imunisasi harus dilakukan secara lengkap untuk mencegah kejadian penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Efek samping utama pada imunisasi adalah rasa nyeri pada lokasi suntik banvak sini munisasi sehingga memberikan dampak traumatic pada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Madu Terhadap Intensitas Nyeri Imunisasi Campak Pada Bayi Umur 9-12 Bulan di Puskesmas Singkarak Kabupaten Solok tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah quast-eksperiment yang bersifat posttest-Only with Control Group Design.Populasi pada penelitian ini adalah bayi usia 9 12 bulan. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan besaran sampel sebanyak 18 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi nyeri FLACC. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji t-independent test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nyeri responden pada kelompok pemberian madu adalah 3,55 dan rata-rata intensitas nyeri pada kelompok pemberian asi adalah 5,77. Terdapat perbedaan rata-rata intensitas nyeri responden antara kelompok pemberian madu dengan kelompok pemberian asi dengan beda rata-rata 2,22 dan nilai p=0,000, dimana intensitas nyeri lebih rendah pada kelompok perlakuan pemberian madu. Disimpulkan bahwa pemberian madu sebelum penyuntikan vaksin imunisasi berpengaruh signifikan terhadap penurunan intensitas nyeri pada imunisasi campak. Maka dari itu diharapkan kepada petugas atau pihak penyelenggara imunisasi untuk dapat memanfaatkan madu sebagai salah teknik penatalaksanaan nyeri imunisasi padabayi.
Download From Google Drive