Hubungan Self Efficacy dengan Self Care pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2018
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Rahmayani, Dian
Advisor:
Wahyuni, Aria
Oktavianis
Oktavianis
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Self Efficacy, self care, diabetes mellitus tipe 2.
DOI:
-
Abstract :
Diabetes Mellitus merupakan suatu penyakit yang menjadi masalah kesehatan masyarakat, begitu juga di Kota Bukittinggi dimana RSUD Dr. Achmad Mochtar yang merupakan satu-satunya rumah sakit rujukan di Kota Bukittinggi melaporkan sebanyak 715 kasus DM sepanjang tahun 2017. Self Efficacy atau kepercayaan diri sangat dibutuhkan untuk membentuk Self care pada pasien diabetes mellitus yang merupakan suatu tindakan yang sangat penting untuk mencegah atau menghambat komplikasi dari diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Self Efficacy dengan Self Care pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2018. Jenis penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien DM tipe II sepanjang tahun 2017 yaitu sebanyak 435 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan besaran sampel sebanyak 81 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar kuisioner. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji person product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata self efficacy responden adalah 118,28 dan rata-rata perilaku self care 33,6. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa self efficacy berhubungan positif dan signifikan dengan perilaku self care dengan kekuatan hubungan yang kuat ( p = 0,000, r = 0,715). Disimpulkan bahwa self efficacy merupakan faktor yang berhubungan kuat dengan perilaku self care pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Maka dari itu, diharapkan kepada semua pihak terutama keluarga untuk selalu memberikan dukungan demi peningkatan harga diri dan kepercayaan diri pada pasien diabetes mellitus agar pasien merasa dihargai dan percaya diri dalam melakukan perawatan diri.