Pengaruh Pemberian Infrared dan Propriosptive Neuromuscular Facilitation Terhadap Kekuatan Fungsional Tangan Pasien Stroke di RSSN Bukittinggi pada Tahun 2019
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Anggraini, Laras
Advisor:
Silvia
Sagita, Riri
Sagita, Riri
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Infrared,PNF,Fungsional Tangan.
DOI:
-
Abstract :
Stroke adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu, karena sel-sel otak mengalami kematian akibat gangguan aliran darah karena tersumbat atau pecahnya pembuluh darah otak. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain One group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien stroke fase akut yang berobat ke unit fisioterapi di instalasi rehabilitasi medic di RSSN Bukittinggi tahun 2019. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik accidental sampling dengan kriterian inklusi yang telah ditentukan. Berdasarkan criteria tersebut terpilih 10 pasien yang memenuhi criteria inklusi. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan indek CAHAI (Chedoke Arm and Hand Activity Inverntory) yang diukur sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Analisis data menggunakan uji wilcoxom. Hasil analisis menunjukkan peningkatan fungsional tangan pada pasien stroke. Hal ini terbukti dari hasil penelitian dengan menggunakan analisis statistic uji t-tst devendent didapat nilai p=0,005. Dari penelitian ini dapat disimpulkan manfaat dari modalitas Infrared dan PNF yaitu bahwa ada peningkatan kekuatan fungsional tangan pada pasien stroke. Saran pada kasus ini sebaiknya untuk memperoleh hasil yang sempurna, fisioterapi hendaknya dapat membina kerja sama yang baik dengan pasien dan pihak medis serta perlu melakukan pemeriksaan dengan teliti, terarah, dan sisstematik.