Hubungan Kekurangan Energi Kronik (KEK) Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas IV Koto Kabupaten Agam Tahun 2018

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Leflita, Nediana
Advisor:
Afriyanti, Detty

ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
BBLR, Kekurangan Energi Kronik (KEK), Puskesmas.
DOI:
-
Abstract :
Kabupaten Agam memiliki angka kematian Ibu (AKI) dengan realisasi 138/100.000 kelahiran hidup dan angka kematian bayi (AKB) dengan realisasi 9/1000 kelahiran hidup pada tahun 2017. Menurut data Kabupaten Agam tahun 2018, ibu hamil kekurangan energi kronik (KEK) trimester III di daerah IV Koto berjumlah 48 orang dan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di daerah IV Koto dialami oleh 15 bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan KEK dengan BBLR di Wilayah Kerja Puskesmas IV Koto Kabupaten Agam. Penelitian dilakukan pada bulan Mei - Juni 2019. Penelitian bersifat deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional Study. Sampel dalam penelitian ini adalah 272 responden ibu hamil trimester III yang sudah melahirkan bayi berat badan lahir rendah (BBLR) melalui teknik pengambilan random sampling. Instrumen penelitian menggunakan data sekunder dan pengolahan data dengan komputerisasi analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 15 (31,2%) dari 48 responden KEK mengalami BBLR, sedangkan 6 dari 218 (2,7%) responden tidak KEK mengalami BBLR. Uji statistik menggunakan sistem komputerisasi terhadap hubungan KEK dan Kejadian BBLR diperoleh hasil p-value = 0,0005 (< =0,05) sehingga terdapat hubungan antara KEK terhadap kejadian BBLR dengan oods ratio adalah 17. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara KEK dengan kejadian BBLR. Diharapkan kepada responden yang KEK untuk meningkatkan lagi nutrisi pada tubuhnya yang didapatkan dari konsumsi ibu sehari-hari agar tidak melahirkan bayi BBLR.
Download From Google Drive